31 C
Semarang
Monday, September 20, 2021

Pengertian Afiliasi : Sistem Kerja, Keuntungan, Macam Jenis dan Contoh

Artikel Pilihan

Untuk memperoleh uang lewat internet sekarang ini bisa dilakukan dengan cukup mudah dan bahkan tidak memerlukan modal. Salah satu contohnya adalah afiliasi yang menjadi pekerjaan diminati sekarang ini sebab memberikan keuntungan dengan lokasi kerja yang fleksibel.

Afiliasi memungkinkan seseorang untuk mengembangkan pemasukan dengan cara daftar di lembaga atau perusahaan yang membuka afiliasi. Dengan begitu, individu atau perusahaan bisa memperoleh keuntungan sesuai dengan yang telah disepakati bersama.

Pengertian Afiliasi

Afiliasi merupakan pekerjaan yang bisa menghasilkan komisi. Apabila sukses dan berhasil, maka konsumen bisa membeli sekaligus memakai produk tersebut. Untuk besar nilai nominal serta komisi yang diperoleh akan disesuaikan dengan kebijakan dari perusahaan afiliasi.

Akan ada 3 pihak yang ikut terlihat dalam afiliasi. Pihak pertama adalah pemilik produk atau produsen, afiliator atau orang yang mengikuti program dan juga konsumern yang memakai produk dari produsen.

Untuk siklus kerjanya sendiri terbagi menjadi 4 tahapan. Pertama adalah mendaftar untuk ikut program afiliasi dari perusahaan. Kedua adalah mempromosikan produk dari perusahaan pemberi kerjasama bisnis dengan afiliator. Ketiga adalag konsumen atau customer yang memperoleh kode referral dari afiliator. Terakhir adalah afiliator yang akan memperoleh komisi dari hasil penjualan produk yang sudah dilakukan.

Pengertian Afiliasi Dalam Pemasaran

Jika dilihat secara sederhana, afiliasi pada pemasaran merupakan sistem kerjasama yang terjadi antara pemilik barang atau produk dengan pihak pemasar atau affiliate marketers. Tenaga pemasar bisa memperoleh komisi dari setiap penjualan yang sudah berhasil dilakukan.

Cara kerja dari pemasaran dengan afiliasi serupa dengan calo atau makelar. Tenaga pemasaran akan menjual produk milik orang lain dan akan memperoleh komisi ketika penjualan terjadi. Akan tetapi, pemasaran dengan afiliasi dilakukan secara online lewat media internet serta website.

Dengan begitu, pengertian afiliasi untuk tenaga pemasar merrupakan cara memperoleh uang dari internet dengan cara menjual produk milik orang lain. Tujuan afiliasi untuk tenaga pemasar adalah untuk mendapatkan keuntungan secara online.

Sementara arti afiliasi untuk perusahaan atau pemilik produk adalah cara untuk memasarkan produk lewat internet. Tujuan afiliasi untuk pemilik produk adalah memasarkan produk yang dihasilkan dengan biaya murah atau bahkan tanpa biaya sama sekali.

Pengertian Afiliasi Pada Pasar Modal

Afiliasi dalam pasar modal adalah hubungan antara banyak pihak dalam sebuah pasar modal. Berikut adalah beberapa contoh dari afiliasi pada pasar modal:

  • Hubungan antar perusahaan dengan seluruh pihak yang mengendalikan perusahaan baik langsung atau tidak langsung.
  • Hubungan antar pemegang saham utama dengan perusahaan.
  • Dua perusahaan yang dikendalikan pihak yang sama secara langsung atau tidak langsung.
  • Dua perusahaan yang didalamnya terdapat dewan komisaris atau anggota direksi yang sama sebanyak satu atau bahkan lebih.
  • Hubungan antar komisaris direktu, pegawai serta pihak lain yang punya hubungan keluarga karena keturunan, perkwinan baik secara horizontal atau vertikal.

Pengertian Afiliasi Dalam Psikologi

Manusia merupakan makhluk sosial yang saling membutuhkan antar satu dengan yang lain. Dengan begitu, manusia memerlukan hubungan dengan orang lain. Di dalam psikologi, afiliasi berarti kebutuhan manusia dalam membentuk sebuah hubungan serta kerjasama dengan orang lain, kesetiaan pada teman, memperoleh afeksi dari orang lain serta diakui lingkungan.

Bisa dilihat jika kata afiliasi sendiri merujuk pada sebuah pertemanan, interaksi, sosialisasi, kerjasama dan komunikasi dengan orang lain secara bersahabat. Dalam kebutuhan afiliasi ada unsur kemauan baik, kepercayaan, empati, afeksi dan kasih yang dimanifestasikan pada sikap sosial, penuh kasih, persahabatan serta bersifat baik.

Pengertian Afiliasi Pada Akuntansi

Di bidang akuntansi, afiliasi merupakan konsep peusahaan afiliasi yakni satu atau lebih perusahaan berbeda pada sistem perusahaan induk. Jika dilihat secara sederhana, perusahaan afiliasi merupakan anak perusahaan yang ada di sebuah sistem perusahaan induk. Sebuah perusahaan bisa dikatakan perusahaan afiliasi dengan perusahaan lain jika:

  • Komisaris atau direktur perusahaan juga menjabat komisaris atau direktur pada perusahaan lain.
  • Direktur atau komisaris dari sebuah perusahaan punya hubungan keluarga dengan direktur atau komisaris perusahaan lainnya.
  • Salah satu pihak perusahaan bisa menghentikan direktur atau komisaris dari perusahaan lain.
  • Salah satu pihak dari perusahaan punya kemampuan mengendalikan perusahaan lain.

Pengertian Afiliasi Pada Sektor Pajak

Afiliasi dalam sektor pajak adalah hubugan istimewa yang terjalin antar wajib pajak yang umumnya pengusaha. Inilah yang memunculkan istilah transaksi afiliasi atau transaksi antar pihak yang berelasi yang kemudian akan berpengaruh pada kewajiban pajak pihak yang bersangkutan.

Baca Juga :  Pengertian Marketer : Tugas, Tips Pemula, Contoh Kelebihan dan Kekurangan
Baca Juga :  Tips Kiat Kerja dan Situs Freelancing Untuk Programer

Kaitan langsung dengan perpajakan dan afiliasi adalah hubungan istimewa atau transfer pricing yang terjalin antar wajib pajak sehingga menimbulkan Pajak Penghasilan terutang dari wajib pajak yang bisa lebih kecil dari semestinya.

Pengertian Afiliasi Pada Organisasi

Afiliasi menurut ahli yang ada di bidang organisasi adalah hubungan yang terjalin antar organisasi satu dengan yang lain yang ada di sistem organisasi induk contohnya perusahaan induk dengan cabang. Di organisasi atau perusahaan afiliasi, perusahaan dapat berdiri sendiri meski ada pada sistem perusahaan induk.

Sistem Kerja Afiliasi

Sebetulnya, sistem kerja afiliasi sangat mudah dan juga menguntungkan. Anda bisa memasarkan barang lewat beberapa media seperti situs yang anda punya, media sosial dan juga teman tanpa harus stock barang lebh dulu.

Ini membuat afiliasi berbeda dengan dropship atau reseller yang berhubungan dengan penjualan. Sementara cara kerja afiliasi hanya dengan memasakan link afiliasi pada beberapa media yang sudah dijelaskan di atas. Berikut adalah sistem kerja afiliasi selengkapnya:

1. Mendaftar Program Afiliasi

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk mengikuti program afiliasi adalah mendaftar program afiliasi lewat website yang bersangkutan. Sesudah selesai mendaftar, kode referral akan diperoleh yang digunakan untuk konfirmasi ketika ada konsumen yang membeli dari afiliator.

Terkadang, ada juga program afiliasi yang ditawarkan. Biasanya ini terjadi untuk influencer media sosial atau blogger dengan trafik besar serta tema pembahasan yang sesuai dengan produk afiliasi.

2. Promosi Produk Afiliasi

Supaya bisnis afiliasi bisa menghasilkan komisi yang banyak, maka kode referral harus dipromosikan supaya banyak orang yang membeli. Promosi sendiri bisa dilakukan dengan beberapa cara seperti:

  • Membuat review produk pada blog: Artikel tentang review produk afiliasi bisa dibuat namun harus disesuaikan antara tema blog dengan produk afiliasi. Usahakan supaya target audiens blog serta target audiens produk afiliasi sama supaya promosi bisa efektif.
  • Pasang banner pada blog: Selain menulis review, memasang banner pada blog bisa dilakukan sebagai media promosi. Banner program afiliasi nantinya bisa menarik perhatian pengunjung lebih cepat dibandingkan dengan teks.
  • Media sosial: Buat postingan pada media sosial seperti facebook, twitter, instagram dll yang membahas produk afiliasi dari review singkat sampai posting ulang dari akun resmi pemilik produk.
  • Forum online: Ini juga menjadi salah satu tempat terbaik untuk menemukan orang yang tertarik di bidang tertentu. Ditambah lagi jika anda memiliki reputasi yang baik pada forum online, maka promosi bisnis afiliasi bisa dilakukan dengan lebih mudah. Contoh salah satu platform forum diskusi publik yang paling banyak digunakan masyarakat di Indonesia yaitu kaskus.

3. Konsumen Memakai Kode Referral

Tujuan utama dari promosi afiliasi adalah supaya banyak orang yang bisa memakai kode referral. Ketika ada yang memakai kode referral, maka konsumen akan memperoleh diskon tambahan dan afiliator akan memperoleh komisi.

Meski sudah mendapatkan komisi dari pembelian konsumen, tidak berarti harga produk yang dibeli konsumen akan lebih mahal dari harga normal karena biasanya tetap sama. Bahkan untuk beberapa kasus, konsumen bisa memperoleh harga lebih murah lewat kode referral dibandingkan ketika membeli langsung.

4. Memperoleh Komisi

Komisi bisa diperoleh ketika ada yang memakai kode referral milik anda. Disinilah anda akan saling berbagi profit atau keuntungan dengan pemilik produk.

Akan tetapi, mendapatkan komisi tidak selalu mengharuskan konsumen membeli produk lebih dulu. Ini semua tergantung dari perusahaan karena ada 3 jenis komisi pada program afiliasi, yakni:

  • Per penjualan: Jenis pembagian komisi yang biasa diterapkan. Setelah konsumen membeli produk lewat link referral, maka komisi akan diberikan beberapa persen dari harga penjualannya.
  • Per lead: Komisi per lead dibayarkan ketika calon konsumen berhasil menyelesaikan aktivitas yang ditentukan pemilik produk. Contohnya mengisi form, subscribe newsletter, membuat akun sampai download file tertentu.
  • Per klik: Komisi akan dibayarkan ketika ada konsumen yang klik link referral. Umumnya, link referral akan mengarahkan konsumen ke website pemilik produk. Komisi per klik akan dibayarkan atas dasar peningkatan trafik website pemilik produk.

Keuntungan Program Afiliasi

Sebetulnya, menjalani afiliasi sebagai pekerjaan bisa memberikan banyak keuntungan asalkan dijalankan dengan benar. Berikut adalah berapa keuntungan yang bisa diperoleh:

1. Work from Home atau Kerja dari Rumah

Keuntungan pertama menjadi afiliasi adalah bisa bekerja dari rumah atau work from home. Pelaku tidak perlu dan tidak diwajibkan untuk datang ke perusahaan atau kantor.

Yang harus dilakukan adalah memberi laporan tentang kegiatan bisnis serta promosi yang dilakukan. Perusahaan afiliasi nantinya bisa memonitoring berkala untuk hasil pekerjaan dari afiliator.

2. Tidak Butuh Modal Besar

Afiliasi juga tidak memerlukan modal yang besar. Hal yang harus dikuasai adalah berkomunikasi secara baik dengan konsumen serta punya integritas dan reputasi baik. Selain itu, anda juga harus menjaga attitude serta bisa berinteraksi dengan banyak teknologi sekarang ini.

Baca Juga :  Cara Submit Sitemap di Webmaster Google Tools

Ada 2 jenis perusahaan yang bisa menawarkan program seperti ini. Pertama adalah perusahaan yang mengharuskan pelamar membeli produk sebelum promosi. Kedua adalah tidak mengharuskan pelamar membeli produk.

3. Menghasilkan Penghasilan Pasif

Afiliasi bisa memberikan keuntungan dari segi pendapatan. Jika pegawai yang bekerja di kantor atau perusahaan akan memperoleh gaji aktif. Pendapatan didapatkan dari hasil kinerja serta aktivitas ketika di kantor atau perusahaan.

Baca Juga :  Search Engine : Pengertian, Sejarah, Cara Kerja dan Contoh Macam Jenis

Sedangkan afiliator berkesempatan untuk memperoleh penghasilan secara pasif. Artinya anda tidak harus mengawasi promosi produk di kantor atau rumah setiap saat. Bahkan ketika anda tidur, anda juga bisa memperoleh penghasilan dari penjualan jasa atau produk.

4. Waktu Kerja yang Fleksibel

Keuntungan berikutnya dari afiliasi adalah waktu kerja yang fleksibel. Pekerjaan ini tidak menuntut untuk bekerja seperti jam kantor. Pelaku nantinya bisa melakukan kegiatan promosi produk kapan saja dan lewat banyak perangkat serta media informasi.Contohnya seperti menggunakan media website serta sosial media yang bisa dilakukan kapan saja.

5. Bisa Mengikuti Banyak Program Afiliasi

Jika memang memungkinkan, anda bisa mendaftar lebih dari satu afiliasi di waktu yang bersamaan. Anda bahkan bisa mendaftar sampai 3 atau 4 program afiliasi sekaligus selama tidak bertentangan dengan syarat dan ketentuan perusahaan lain. Untuk itu, pastikan selalu membaca persyaratan lebih dulu supaya bebas dari konsekuensi di masa mendatang.

Macam Jenis Afiliasi

Pada afiliasi terdiri dari beberapa jenis yang semuanya bisa memberikan keuntungan. Berikut beberapa diantaranya:

  • Program afiliasi pay per sale atau PPS: Memungkinkan anda melakukan pemasaran online serta mendapatkan komisi setiap ada penjualan yang berhasil dilakukan.
  • Program afiliasi cost per action atau CPA: Program afiliasi yang lebih mudah dibandingkan PPS namun anda tetap dituntut untuk memasarkan memakai metode berbagi halaman tautan.
  • Program afiliasi pay per click atau PPC: Menjadi banyak pilihan para blogger sebab bisa memberikan keuntungan lewat Google Adsense.

Contoh Perusahaan Afiliasi

1. Amazon

Amazon merupakan perusahaan ecommerce terbesar di dunia yang bergerak di bidang marketplace untuk menjual produk dari banyak kategori. Disini bisa ditemukan juga program afiliasi dari Amazon dengan komisi yang bisa didapat mencapai 10 persen.

Namun ketika membeli produk pada Amazon, maka tidak semua produk punya nilai komisi yang sama karena disesuaikan dengan kebijakan perusahaan serta kategori barang.

2. Google Suite

Google Suite atau biasa disebut dengan G Suite adalah alat atau tools yang dipakai untuk membantu dalam kegiatan bisnis. Fungsi dari G Suite ini diantaranya adalah menyusun pembuatan dokumen, mengelola kalender serta email sampai mengatur jadwal meeting.

Jika ingin bergabung dengan G Suite Referral Program, maka anda akan mendapatkan link referral yang berguna untuk media promosi yang bisa dilakukan di mana saja. Ada 2 jenis paket yang ditawarkan yakni paket basic untuk memperoleh keuntungan $15 USD. Sedangkan paket business atau enterprise bisa memberikan keuntungan hingga $30 USD.

3. Bukalapak

Bukalapak adalah situs berbasis ecommerce dari Indonesia yang banyak menjual produk. Bukalapak juga menawarkan program afiliasi bernama Bukalapak Affiliate Program.

Anda nantinya bisa mendaftar di program yang menyediakan banyak fitur seperti dynamic banner, link generator serta product search box. Untum skema komisi yang digunakan adalah Cost per Sale atau CPS. Ketika ada konsumen yang membeli produk lewat link yang dibagikan, maka komisi akan didapat sesuai dengan harga produknya.

4. Tiket.com

Contoh afiliasi berikutnya adalah dari tiket.com bernama tiket.com affiliate partner. Anda nantinya bisa menghubungkan aplikasi dengan banyak daya penerbangan serta hotel dari tiket.com.

Tiket.com akan menawarkan Application Programming Interface atau API yang dapat dihubungkan dengan aplikasi yang anda punya. Keuntungannya bisa diambil dari setiap ada transaksi yang dilakukan lewat API tersebut.

Struktur komisi yang didapat bisa bervariasi tergantung dari yang dipesan pengguna. Contohnya ketika ada yang memesan tiket pesawat, maka anda bisa memperoleh komisi 10 ribu per seat. Sementara persentase komisi untuk booking hotel berkisar 40 persen sampai 60 peren.

5. ZALORA

ZALORA merupakan perusahaan ecommerce terkenal yang menyediakan banyak produk fashion. Sama seperti program afiliasi ecommerce yang lain, anda juga bisa memperoleh keuntungan setiap ada pembeli dari link yang anda punya.

Sedangkan untuk komisi yang diperoleh bisa berbeda beda tergantung status pelanggan. Persentase komisi untuk pelanggan baru sebesar 6 persen, sementara persentase komisi pelanggan lama adalah 4 persen.

Sumber Referensi

https://www.sekawanmedia.co.id/pengertian-afiliasi/
https://www.domainesia.com/tips/afiliasi-adalah/
https://www.niagahoster.co.id/blog/afiliasi-adalah/
https://id.wikipedia.org/wiki/Afiliasi
https://www.pengertianmenurutparaahli.net/pengertian-afiliasi-dan-contohnya/
https://www.maxmanroe.com/vid/marketing/arti-afiliasi.html
https://www.portal-ilmu.com/2020/08/pengertian-afiliasi-menurut-para-ahli.html
https://www.seputarpengetahuan.co.id/2019/08/pengertian-afiliasi-dan-jenis-afiliasi.html
https://www.porosilmu.com/2021/02/pengertian-afiliasi.html#

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending

Artikel Serupa