Bounty Hunter : Pengertian, Manfaat, Pendapatan, Perbedaan Dengan Hacker dan Macam Jenis

Salam Kenal

Artikel Pilihan

Pengertian Bounty Hunter

Apa itu Bounty Hunter (Hacker)?

Bounty Hunter atau yang lebih dikenal dengan istilah hacker merupakan seseorang yang dapat melakukan peretasan atau hacking terhadap suatu sistem. Seorang Bounty Hunter tentunya dapat memasuki suatu sistem dengan pengetahuan yang dimilikinya. Mereka akan bisa menganalisa, menerobos serta memodifikasi suatu sistem yang sering kali tanpa diketahui identitas sebenarnya.

Bagaimanakah Perbedaan Bounty Hunter dan Hacker Kriminal ?

Bounty Hunter merupakan seorang Hacker yang menggunakan keahliannya untuk mencari celah pada sistem keamanan serta melaporkan celah atau bug tersebut pada pemilik atau admin sistem yang dimaksudkan. Tujuan Bounty Hunter sendiri bermaksud dengan mengetahui dan melaporkan celah keamanan tersebut maka pengelola sistem bisa segera memperbaikinya sebelum celah dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab jika berhasil menemukan bug tersebut.

Hacker Kriminal merupakan seorang hacker yang menggunakan keahliannya untuk mencari celah pada sistem kemanan serta mencuri data, memodifikasi dan menyalahgunakan sistem yang telah berhasil dibobol. Tujuannya sendiri ada banyak seperti mencuri data dan menyalahgunakannya atau menjualnya ke blackmarket, memodifikasi melakukan kecurangan pada sistem guna keuntungan peribadinya, menghentikan proses sebuah sistem atau mengganggunya yang biasanya digunakan untuk menjatuhkan usaha orang lain dengan persaingan kotornya dan bahkan ada juga yang melakukannya hanya untuk menaikan popularitas unjuk keahliannya sebagai salah satu tindakan iseng yang tidak berfaedah.

Profesi Bounty Hunter

Menjadi seorang Bounty Hunter tentunya memiliki suatu kebanggaan tersendiri untuk sebagian orang-orang yang menggeluti bidang tersebut. Bounty Hunter dikenal juga sebagai security testing, sebab mereka dituntut untuk mempelajari, membuat, menganalisa, memodifikasi hingga melakukan tahap eksploitasi sebuah sistem terhadap suatu perangkat. Hacker memanfaatkan celah-celah yang belum diperbaiki atau terlepas dari sistem keamanan sehingga belum sempat diperbaiki oleh si pembuat perangkat lunak atau sistem.

2 Profesi Bounty Hunter - Tidak Semua Hacker Memiliki Niat Buruk

Pada zaman yang serba canggih saat ini tentunya sudah tidak asing lagi dengan sebuah profesi Bounty Hunter yang memiliki peran melakukan hacking atau peretasan. Meskipun seorang hacker atau peretas sangat familier dengan suatu kejahatan dalam bentuk cyber, sebab yang orang-orang tahu hacker adalah seorang yang menggunakan komputer agar mendapatkan akses data ilegal suatu sistem. akan tetapi ada juga pekerjaan hacker yang memiliki tugas untuk mencari celah keamaan suatu sistem dan dihadiahi bentuk penghargaan berkat aksinya tersebut. 

Menjadi hacker sangatlah tidak mudah. Mereka adalah orang-orang yang memiliki pikiran yang cerdas dan kemampuan yang sangat tinggi. mereka sering kali disebut sebagai orang yang jenius akan komputer. Mereka harus menguasai keterampilan dalam programming, sehingga nantinya dapat menganalisa suatu website maupun sistem dan mengatasi sisi lemah atau celah terbuka dari suatu website yang dimasuki.

Tidak Semua Hacker Memiliki Niat Buruk

Seperti yang disinggung sebelumnya bahwa hacker sering dianggap sebagai seorang kriminal. Bagaimana tidak? Dahulu mereka tidak jauh dari yang namanya penipuan, pencurian data seseorang hingga kegiatan penggelapan. Kegiatan tersebut tentunya semakin marak terjadi dan berkembang seiring dengan perubahan generasi dan termasuk mustahil untuk dihentikan. Mereka adalah orang-orang yang senang menganalisis, mempelajari, menerobos serta memodifikasi sistem dalam jaringan dan komputer. tujuannya tidak lebih hanya untuk mendapatkan suatu keuntungan serta mencoba sebuah tantangan adrenalin yang baru.

Akan tetapi meskipun hacker terbilang melakukan banyak kejahatan, namun perlu diketahui bahwa tidak semuanya hacker seperti itu yang dikenal dengan sebutan hacker yang legal. Seiring berubahnya zaman, kini banyak profesi hacker legal yang sudah banyak dicari oleh perusahaan untuk mengamankan sebuah sistem. Ada juga hacker yang tidak terikat pada suatu kontrak dan berkelana mencari celah pada suatu sistem untuk dilaporkan kepada pemilik sistem tersebut dengan keuntungan berupa hadiah sesuai dengan yang akan diberikan oleh pemilik sistem.

Manfaat Menjadi Bounty Hunter

3 Kelebihan Menjadi Bounty Hunter

1. Membantu Menganalisa Kelemahan Sistem

Suatu sistem yang telah diciptakan, meskipun telah melewati tahap verifikasi pasti juga masih memiliki beberapa kelemahan yang terlewat. Kelemahan-kelemahan tersbeut biasanya sangat mudah untuk dikenali oleh para hacker. Setiap kamu bisa menganalisa setiap kelemahan yang ada pada suatu sistem, kamu bisa mendapatkan income dengan cara menghubungi atau menjelaskannya kepada pemilik sistem. Jika diperlukan kamu juga bisa mencarikan solusinya, sebelum itu jangan lupa untuk bernegosiasi lanjutan mengenai income yang kamu targetnya kepada pihak yang bersangkutan tersebut. 

2. Sangat Memahami Dunia Digital

Seorang hacker pastinya sudah sangat memahami tentang dunia digital. Menjadi seorang hacker tentunya membuatmu harus mempelajari dan menambah wawasanmu tentang dunia digital yang sebelumnya pasti asing untukmu. Semakin banyak tahu, maka akan sangat bagus untuk membekali dirimu dalam bidang tersebut. Jangan ragu untuk belajar, ketika kamu menemukan banyak masalah pada suatu sistem dan berhasil menemukan sebuah solusi itu artinya kamu sudah memiliki wawasan yang baru dan peengalaman yang bertambah.

3. Membantu Menjaga Keamanan Suatu Sistem

Jika kamu sudah banyak mengetahui tentang ilmu hacker, maka kamu bisa memanfaatkannya untuk mengagalkan semua tindakan perusakan sistem yang dilakukan oleh para cracker yang nakal dan tidak bertanggung jawab. Tentunya hal tersebut sangat membantumu untuk mencegahnya masuk ke sistemmu.

4. Pemburu Kesalahan Sistem

Menjadi seorang peretas yang legal sangat memiliki peluang untuk memiliki penghasilan yang cukup besar, tanpa harus ikut-ikutan menjadi seorang kriminal. Lebih dari dua pertiga yang menggeluti profesi ini memiliki umur dengan kisaran 18 hingga 29 tahun. Banyak perusahaan besar yang menghubungi mereka untuk menemukan kesalahan dan cacat kode sistem internet, sebelum diketahui oleh black hat atau penjahat internet. Mereka menawarkan bayaran yang cukup tinggi, terlebih lagi ketika mereka menemukan bug yang belum pernah diketahui sebelumnya bayarannya bisa mencapai miliaran rupiah!

Perusahaan seperti Bug Crowd, Synack, dan Hacker One saat ini tengah menjalankan program hadiah bug yang diperuntukkan bagi organisasi besar hacker bahkan juga pemerintahan. Mereka akan bertindak sebagai agen yang bertugas untuk mengawasi etika para hacker, memverifikasi hasil pekerjaan yang diselesaikan serta memastikan untuk menjaga kerahasiaan kliennya.

3 Manfaat Keuntungan Kelebihan Menjadi Bounty Hunter

Tentunya program tersebut juga mendapatkan banyak dukungan. Berbagai macam perusahaan sangat memahami risiko yang akan mereka hadapi jika tidak cepat bertindak dalam menemukan kelemahan sistemnya. Cacat sistem tersebut nantinya dapat menjadi serangan hacker, sehingga akan terjadi proses pencurian data, kerusakan nama baik, hingga kerugian yang pastinya tidak sedikit.

5. Mendapatkan Hadiah Dari Pemerintah Dan Swasta

Para pengamat dalam bidang ini sendiri memberikan usulan mengenai serangkaian langkah perlindungan lain yang harus dimiliki oleh berbagai perusahaan. Terlebih lagi dengan program hadiah bug yang ditawarkan oleh perusahaan teknologi raksasa Google dan Facebook, sebab mereka memberikan akses kepada para peretas yang belum diverifikasi juga tidak terampil. Mereka juga memperlihatkan kekhawatiran yang berhubungan dengan usaha ilegal yang mendapatkan data mereka dari peretas yang ikut berpartisipasi. 

Sementara perusahaan keamanan cyber, menjelaskan bahwa mereka bisa menawarkan pengujian yang lebih memiliki kontrol dari peretas atau hacker yang beretika. Pekerjaan hacker menjadi lebih mudah untuk melaporkan kesalahan sebab banyaknya situs internet dan aplikasi yang juga tidak memiliki struktur pelaporan bug yang resmi, kecuali hanya terdapat alamat email seorang admin.

Program kompetisi hadiah yang ditawarkan cenderung menjadi sempit dan berkurang karena maraknya organisasi swasta dan peretas umum yang semakin bertambah. Terlebih lagi hanya sedikit saja yang mendapatkan uang dan ada banyak hacker tidak akan mendapatkan pemasukan yang mencukupi.

6. Mengetahui Seluk Beluk Hacker

Jika kamu memang serius untuk menggeluti profesi yang satu ini, tentu saja kamu harus mengetahui cara kerjanya terlebih dahulu. Apa yang dilakukan oleh seroang hacker dalam mengerjakan pekerjaannya. Kamu dituntut untuk terus belajar dan mempraktikkannya secara umum.

7. Bisa Mengatasi Gangguan Craker

belajar menjadi seorang hacker, tidak bisa dilakukan dalam kurun waktu sehari hari, seeminggu, sebulan saja. Kamu memerlukan jangka waktu yang panjang untuk mahir dalam menguasai ilmu dan melakukannya. Ketika suatu sistem sudah terlanjur dihancurkan oleh cracker, maka sudah menjadi tugas kamu untuk mengatasi masalah tersebut. Maka jam terbang yang seperti itulah yang nantinya akan menjadi bekal kamu untuk mengatasi gangguan yang sama atau sejenisnya jika kamu menemukan masalah yang sama lagi.

Keterampilan Bounty Hunter

4 Keterampilan Keahlian Kemampuan Skill Bounty Hunter

Keterampilan yang dimiliki seorang hacker bukan hanya untuk mencuri data maupun meretas jaringan. Ada banyak keterampilan yang perlu mereka pelajari diantaranya sebagai berikut:

1. Mengetahui Dasar Programming Komputer

Seorang hacker pastinya haru mengetahui tentang programming dasar komputer. sebab itu menjadi bekal mereka dalam menjalankan pekerjaannya. Keterampilan ini akan mereka gunakan ketika akan meretas suatu sistem atau tengah menyetel parameter jaringan sendiri.

2. Mengenali Jaringan

Seorang peretas atau hacker harus familier dengan persoalan jaringan internet dan kerumitan yang ada didalamnya. Seperti DNS, NAT, OSI model, VLANs, ARP, DHCP, Subnetting, Mac addressing, Public v Private IP, Ipv6, dan IpvP4. Mereka sudah harus mengetahuinya diluar kepala.

3. Memahami Sistem Linux

Hampir sebagian besar semua tools yang digunakan oleh para hacker adalah hasil yang dikembangkan oleh sistem Linux. Oleh karena itu sistem Linux sendiri bisa dibilang merupakan sistem operasi favorit bagi para hacker. Berbagai jenis fitur yang berpotensi dan sistem pengembangan yang dibutuhkan oleh peretas atau hacker tidak tersedia hanya di windows, oleh karena itu mereka memerlukan sistem yang lainnya.

4. Mengetahui Wireshark

Wireshark sendiri adalah sistem penganalisa yang berbasis open soource dan dapat diakses secara gratis. Software ini digunakan oleh para hacker untuk memecahkan masalah tentang jaringan, pengembangan suatu perangkat lunak, analisis, juga pengembangan protokol untuk komunikasi. Oleh sebab itu sangat penting hacker untuk memahaminya.

4 Keahlian Kemampuan Skill Bounty Hunter

5. Memahami Virtualisasi

Virtualisasi sendiri memiliki arti suatu abstraksi dari sumber daya komputer. virtualisasi digunakan untuk menyembunyikan karakteristik fisik dari sumber daya komputer tentang bagaimana cara kerja sistem lain, suatu aplikasi, bahkan pengguna yang berinteraksi dengan sumberdaya tersebut.

Berdasarkan hal tersebut hacker dituntut untuk bisa membuat versi virtual dari server, perangkat storage, jaringan maupun OS. Sebab hal tersebut bisa sangat membantu proses pengujian peretasan sebelum proses peretasan benar-benar mulai dilakukan.

6. Mengetahui Konsep Keamanan Dan Privasi Internet

Mengetahui konsep keamanan dan privasi internet merupakan salah satu keterampilan yang paling penting ketika memutuskan untuk menjadi hacker. Seseorang yang menjadi pakar keamanan cyber tentunya dapat memahami penghalang yang akan muncul ketika akan memulai proses peretasan. Salah satunya skill dalam aspek keamanan internet yaitu Key Infrastucture (PKI), Firewall, Intrusion Detection System (IDS), Secure Sockets Layer dan masih banyak lagi lainnya.

7. Mengetahui Tentang Teknologi Nirkabel

Teknologi nirkabel merupakan salah satu prosedur pengiriman informasi yang melewati gelombang yang tak terlihat di udara. Jika kamu benar-benar serius untuk menggeluti bidang ini, maka kamu harus mengetahui seluk beluk dan berbagai macam fungsi dari perangkat nirkabel tersebut.

Oleh sebab itu seorang yang memiliki pekerjaan sebagai hacker haruslah memahami tentang algoritma enkripsi seperti WPA, WPA2, WEP, WPS, serta four-way handshake. Selain itu, seorang hacker juga harus mempelajari dan memahami tentang authentication protocol serta berbagai macam deretan tentang pembatasan pada teknologi nirkabel.

8. Mengetahui Database

Database merupakan suatu kumpulan data yang sudah terstruktur yang terdapat pada perangkat komputer yang nantinya dapat diakses dengan berbagai macam cara. Seorang hacker yang ingin meretas sistem database tersebut, tentu saja harus memahaminya terlebih dahulu sebelum bertindak. Database sendiri terdiri dari suatu SQL Language yang berperang sangat penting untuk mengetahu DBMS skala besar seperti oracle maupun MySQL.

Menjadi seorang hacker tentunya memiliki peluang dengan penghasilan yang luar biasa. Misalnya seperti di Negara Hong Kong, seseorang yang memiliki pengalaman 5 tahun dan jago dibidang komputer memiliki penghasilan yang mencapai  Rp 393 juta. Sementara di Negara Thailand bisa mencapai 100, 5 juta, untuk di Negara Vietnam bisa mencapai Rp 64 juta dan di Negara Indonesia sendiri bisa mencapai 38,2 juta ketika melakukan satu pengujian sistem keamanan.

Macam Jenis Hacker

6 Macam Jenis Contoh Contoh Hacker

Apa Saja Contoh Jenis Jenis Hacker ?

Setelah dipelajari, hacker ternyata terbagi atas tiga karakteristik. Pertama disebut dengan black hat merupakan awal dari istilah hacker bermulai. Mereka memiliki motivasi hanya untuk mendapatkan uang dari hasil kriminalitas yang telah dilakukannya. Kedua ada istilah grey hat, mereka tidak lebih baik dari black hat namun juga tidak juga lebih buruk. Mereka termotivasi untuk mengambil data dengan cara melakukan pencurian secara ilegal tentunya bersifat merugikan untuk orang lain. Ketiga ada istilah white hat.

1. Black Hat

Jenis hacker yang pertama adalah black hat, secara umum jenis hacker black hat yang lebih sering diketahui oleh masyrakat awam. Mereka merupakan orang-orang yang melakukan kegiatan kriminal dan bersifat ilegal. Black hat merupakan tipikal hacker yang bisa mengakali suatu sistem dari komputer milik orang lain dengan memiliki niatan yang buruk. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, mereka bisa memeras uang orang yang terkena hack, mencuri data pribadinya, hingga meng-hack suatu website sehingga tidak dapat dibuka oleh para pengunjung yang ada. Black hat memainkan berbagai macam peran seperti memodifikasi aplikasi, menyembunyikan virus seperti malware. Namun pada era saat ini banyak hacker seperti black hat yang memilih bermain aman melalui adware sehingga nantinya sulit untuk terjerat hukum yang serius.

Black hat menjadi salah satu ancaman yang paling ditakuti di dunia cyber security. Sebab seorang black hat bisa saja membuat program lain atau yang disebut worms dan memiliki sifat yang merusak. Data pribadi yang telah dicuri oleh hacker bisa dijual di suatu blackmarket atau organisasi kriminal serta dapat juga disalah gunakan untuk keperluan yang lain. Mereka hanya berniat untuk mendapatkan sejumlah keuntungan, melakukan tindakan kriminal, hingga ingin menjadi terkenal dengan sama samarannya.

2. Grey Hat

Seorang hacker grey hat, tidak melakukan proses peretas dengan motif yang jahat, namun juga tidak melakukannya dengan proses yang legal atau etis. Misalnya, ketika grey hat menemukan suatu celah pada sebuah website, mereka akan masuk kedalam celah sistem tersebut dan melihat-lihat informasi didalamnya tanpa izin dari si pemilik website. Meskipun pada akhirnya dia akan memberitahukan si pemilik website bahwa ada suatu celah yang bisa dengan mudah dimasuki oleh orang lain. Namun tetap saja meskipun dia tidak melakukan kegiatan seperti mencuri data, tindakan untuk mengutak-atik sistem keamanan sebuah website tanpa izin pemiliknya adalah tindakan yang bersifat ilegal.   

3. White Hat

Pekerjaan seorang hacking legal atau dikenal juga dengan sebutan white hat, sering disebut-sebut sebagai pahlawan dalam bidang komputer. Jenis hacker ini merupakan Bounty Hunter yang sesungguhnya, mereka tidak hanya bertugas untuk mengamankan tetapi juga untuk melindungi sebuah sistem dari proses kemungkinan tindakan pencurian data yang dilakukan oleh hacker atau peretas yang lain. Tentunya keahlian peretas jenis ini tidak bisa diragukan lagi karena biasanya juga disewa oleh sebuah perusahaan untuk melakukan pengecekan sistem kemanan aplikasinya. Seorang white hacker lebih sering mendapatkan pekerjaan melalui bentuk kerja sama antara perusahaan besar swasta, juga bahkan pemerintah. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperoleh pendapatan dengan cara yang sah atau legal. Salah satunya adalah ‘bounties bug’ atau dikenal juga dengan menemukan celah kesalahan dari sistem perusahaan besar contohnya seperi Microsoft, Google hingga facebook. Hadiah yang didapatkan juga tidak sedikit dan bahkan cukup menggiurkan untuk harga temuan satu buah bug.

Seorang white hat tidak melakukan hal yang nantinya akan merugikan para pengembang suatu sistem atau aplikasi. Biasanya mereka hanya bertujuan untuk meretas untuk mendapatkan celah, kemudian akan dilaporkan kepada pihak developer aplikasi atau sistem tersebut. Seorang white hacker menggunakan keterampilannya untuk menjaga suatu keamanan sistem, memperkuat sistem pertahanan suatu website, hingga memperbaiki sisi lemah suatu website ataupun sebuah aplikasi. Selain itu jenis peretas ini biasanya juga sudah terlebih dahulu mendapatkan izin dari pemilik sistem untuk dilakukan proses pengecekan, sehingga dapat dibilang white hacker sangat bermanfaat untuk mengembangkan sebuah sistem kemanan dan aspek penting yang ada didalamnya.

Source Reference Artikel :

https://www.merdeka.com/teknologi/8-kemampuan-yang-harus-dimiliki-jika-ingin-jadi-hacker.html
https://jagad.id/belajar-otodidak-cara-menjadi-hacker-handal-bagi-pemula/
https://glints.com/id/lowongan/jenis-hacker/
https://ids.ac.id/tak-selalu-bertindak-kriminal-ini-profesi-hacking-legal-dengan-bayaran-menggiurkan/
https://infokomputer.grid.id/read/121796768/jangan-ngaku-hacker-profesional-jika-tidak-punya-8-keahlian-ini
https://bitlabs.id/blog/belajar-hacker/
https://www.bbc.com/indonesia/majalah-50630040

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending

Artikel Serupa

Download Gratis