‚Äč
29 C
Semarang
Wednesday, December 8, 2021

Pengertian Distribusi : Fungsi, Tujuan, Tugas, Jenis, Alternatif dan Contoh

Artikel Pilihan

Dalam dunia industri, istilah distribusi sangat sering didengar. Distribusi merupakan kegiatan penting yang harus dilakukan dalam dunia industri. Tujuannya adalah untuk memasarkan suatu produk sehingga bisa menambah nilai sebuah produk.

Jika dilihat dari ilmu ekonomi, maka distribusi memiliki arti proses penting untuk menyalurkan hasil produksi barang atau jasa pada konsumen. Bisa dikatakan jika distribusi merupakan proses pemindahan barang dari produsen ke konsumen.

Pengertian Distribusi

Distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang serta jasa yang dibuat produsen untuk konsumen supaya bisa disebarluaskan. Kegiatan distribusi berguna untuk mendekatkan produsen dengan konsumen supaya barang atau jasa dari semua daerah di Indonesia atau bahkan dari luar negeri bisa diperoleh.

Untuk pelaku kegiatan disribusi disebut dengan distributor. Sedangkan dalam kegiatan ekonomi, distribusi merupakan kegiatan yang dilakukan hinga akhirnya suatu barang bisa sampai ke tangan konsumen.

Barang yang dihasilkan produsen membutuhkan lembaga yang disebut dengan distributor supaya barang tersebut bisa sampai ke konsumen. Namun, tidak selalu barang yang dihasilkan produsen akan sampai ke konsumen lewat distributor.

Pengertian Distribusi Menurut Para Ahli

  • Alex S. Nitisemito: Distribusi merupakan lembaga distributor atau lembaga penyalur yang bertugas menyalurkan barang atau jasa dari produsen ke konsumen.
  • The American Marketing Association: Distribusi adalah struktur organisasi pada perusahaan dan di luar perusahaan. Ini terdiri dari dealer, agen, pedagang besar serta pengecer lewat komoditi produk atau jasa yang dipasarkan.
  • Gleen Walters: Distribusi merupakan kelompok pedagang serta agen perusahaan yang bertugas mengombinasikan pemindahan fisik dengan nama sebuah produk. Tujuannya untuk memberikan kegunaan untuk pasar tertentu.
  • Warren J. Keegan: Distribusi merupakan saluran yang dipakai produsen untuk menyalurkan barang dari produsen hingga sampai ke konsumen atau pengguna industri.
  • Assauri: Distribusi adalah lembaga yang bertugas memasarkan produk berbentuk barang atau jasa dari produsen ke konsumen.
  • Kotler: Distribusi merupakan kelompok perusahaan atau perseorangan yang mempunyai hak kepemilikkan atas produk atau membantu memindahkan hak kepemilikkan produk atau jasa pada saat dipindahkan dari produsen ke konsumen.

Fungsi Distribusi

Fungsi distribusi bisa dikelompokkan menjadi 2 yaitu fungsi pokok dan juga fungsi tambahan. Berikut penjelasan selengkapnya:

1. Fungsi Pokok Distribusi

  • Pengangkutan atau Transportasi
Baca Juga :  Pengertian Visi - Syarat, Manfaat, Kegunaan dan Contoh

Biasanya, tempat kegiatan produksi akan berbeda dengan tempat konsumen. Perbedaan tempat ini bisa diatasi dengan kegiatan pengangkutan. Dengan semakin bertambahnya penduduk dan kemajuan teknologi, maka kebutuhan masyarakat juga semakin banyak. Ini menyebabkan barang yang disalurkan semakin bertambah sehingga butuh pengangkutan atau alat transportasi.

  • Penjualan atau Selling

Pada pemasaran barang akan ada aktivitas menjual yang dilakukan produsen. Pengalihan hak dari tangan produsen ke konsumen dapat dilakukan dengan cara penjualan. Dengan kegiatan tersebut, maka konsumen bisa memakai barang yang dibutuhkan.

  • Pembelian atau Buying

Setiap kali ada penjualan, maka akan ada aktivitas pembelian. Jika penjualan barang dilakukan produsen, maka pembelian akan dilakukan individu yang butuh barang tersebut.

  • Penyimpanan atau Stooring

Sebelum barang akan disalurkan pada konsumen, maka umumnya akan disimpan lebih dulu. Untuk menjamin keselamatan, kesinambungan serta keutuhan barang, maka dibutuhan penyimpanan atau pergudangan.

  • Pembakuan Standar Kualitas Barang

Di setiap transaksi jual beli, maka akan ada banyak penjual atau pembeli yang menginginkan ketentuan jenis, mutu serta ukuran barang. Untuk itu, pembakuan standar baik ukuran, jenis atau kualitas barang sangat diperlukan.

Pembakuan atau standarisasi barang tersebut bertujuan agar barang yang akan disalurkan atau dipasarkan bisa sesuai dengan harapan.

  • Penanggung Risiko

Distributor akan menanggung risiko baik itu kerusakan atau penyusutan barang.

2. Fungsi Tambahan Distribusi

  • Melakukan Seleksi: Seleksi umumnya dibutuhkan dalam distribusi hasil pertanian serta produksi yang dikumpulkan dari beberapa pengusaha.
  • Mengemas: Mengemas dilakukan untuk menghindari kerusakan atau kehilangan saat distribusi.
  • Memberi informasi: Untuk memberikan kepuasan maksimal pada konsumen, maka produsen harus bisa memberi informasi untuk perwakilan daerah atau konsumen yang dianggap butuh informasi seperti lewat iklan.

Tujuan Distribusi

Kegiatan distribusi yang dilakukan individu atau lembaha memiliki beberapa tujuan seperti berikut:

  • Menjamin kelangsungan kegiatan produksi: Produsen atau perusahaan yang akan membuat barang untuk dijual dan memperoleh keuntungan dari hasil penjualan. Nantinya ini akan dipakai kembali dalam proses distribusi.
  • Berguna untuk konsumen: Barang dan juga jasa produksi tidak berarti jika hanya berada di tempat produsen. Barang atau jasa hanya bisa memberikan manfaat untuk konsumen ketika kegiatan distribusi dikakukan.
  • Mempermudah konsumen mendapatkan barang dan jasa: Tidak semua barang atau jasa bisa dibeli langsung oleh konsumen dari produsen. Untuk itu, penyalur atau distribusi diperlukan dari produsen ke konsumen.

Tugas Distribusi

  • Bertugas untuk mengklasifikasikan barang atau dipilah sesuai ukuran, jenis serta kualitas.
  • Untuk memperkenalkan barang atau jasa yang akan dijual ke konsumen seperti iklan atau reklamen.
  • Untuk membeli barang serta jasa dari pedagang atau produsen yang lebih besar.
Baca Juga :  Pengertian Pasar : Ciri Ciri, Fungsi, Manfaat dan Contoh Macam Jenis

Jenis Distribusi

Dilihat dari hubungan antar produsen dan konsumen, maka sistem distribusi bisa dibedakan menjadi beberapa jenis, yakni:

  • Distribusi langsung: Kegiatan menyalurkan atau menjual barang yang dilakukan langsung oleh produsen ke konsumen tanpa melewati perantara.
  • Distribusi tidak langsung: Kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke konsumen lewat perantara. Perantara yang terlibat dalam kegiatan jual beli adalah agen, pedagang, komisioner serta makelar.

Alternatif Distribusi

Sesudah menentukan jumlah saluran distribusi yang akan digunakan, maka produsen atau perusahaan harus menentukan jumlah perantara yang akan ditempatkan sebagai pengecer atau pedagang besar. Beberapa alternatif yang bisa dipilih produsen diantaranya adalah:

1. Distribusi Intensif

Ini bisa dilakukan produsen yang menjual barang konvenien. Pengusaha akan berupaya memakai penyalur khususnya pengecer sebanyak mungkin untuk mencapai dan mendekati konsumen.

Ini dilakukan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan konsumen. Sementara untuk barang industri, maka distribusi intensif umumnya hanya terbatas untuk jenis operating supplies atau barang standar lain seperti minyak pelumas, obeng dan sebagainya.

2. Distribusi Selektif

Perusahaan yang memakai distribusi selektif akan berusaha memilih jumlah pedagang besar atau pengecer terbatas di dalam daerah geografis. Umumnya, distribusi ini digunakan untuk memasarkan produk baru, barang spesial serta barang industri jenis accessory equipment.

Pemakaian saluran distribusi selejtif berguna untuk menghilangkan penyalur yang tidak memberi keuntungan serta meningkatkan volume penjualan dengan jumlag transaksi yang lebih terbatas.

3. Distribusi Eksklusif

Distribusi eksklusif dilakukan perusahaan dengan hanya memakai satu pedagang besar atau pengecer untuk daerah pasar tertentu. Produsen atau penjual hanya akan menjual produknya pada satu pedagang besar atau satu pengecer. Biasanya, distribusi eksklusif ini akan digunakan untuk:

  • Barang spesial.
  • Jika penyalur mau membuat persediaan dalam jumlah besar sehingga pembeli bisa bebas membeli produk yang diinginkan.
  • Jika produk yang dijual butuh servis sesudah penjualan seperti AC atau lemari es.

Contoh Distribusi

  • Pedagang menjual banyak jenis barang seperti sayuran dan buah.
  • Ibu mempunyai perusahaan roti dan menitipkan roti tersebut ke toko untuk dijual.
  • Pertamina menyalurkan bahan bakar minyak untuk SPBU.
Sumber Referensi

https://koinworks.com/blog/distribusi-adalah/
https://www.ruangguru.com/blog/pengertian-distribusi-dan-cara-penyalurannya
https://www.modalrakyat.id/blog/apa-itu-distribusi
https://www.akseleran.co.id/blog/kegiatan-distribusi/
https://www.fimela.com/lifestyle/read/4405701/pengertian-tujuan-dan-jenis-distribusi-yang-harus-dipahami
https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-distribusi/

[Total: Rata-rata: ]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending

Artikel Serupa