24.7 C
Semarang
Wednesday, May 25, 2022

Pengertian Egois – Ciri Ciri dan Tips Mengatasi

Artikel Pilihan

Egois merupakan kecenderungan untuk memprioritaskan kebutuhan serta keinginan sendiri dibandingkan kebutuhan dan keinginan orang lain. Seseorang dengan sifat egois biasanya akan bertindak berlebihan dengan caranya sendiri dan semata-mata hanya untuk menguntungkan diri sendiri meski harus merugikan orang lain.

Pengertian Egois

Egois diambil dari paham egoisme yang dikenalkan pada dunia filsafat. Menurut paham ini, egoisme merupakan pandangan jika seseorang bertindak dan harus bertindak untuk keinginan serta kepentingan sendiri. Salah satu pahamnya mengatakan jika hal ini dilakukan untuk memenuhi tujuan akhir dari setiap orang yakni kesejahteraan.

Sifat egois sebetulnya dimiliki oleh setiap orang. Namun untuk beberapa orang punya tingkat egoisme yang tinggi serta berlebihan yang hanya akan merugikan orang lain.

Di tahap tertentul, keegoisan yang dilakukan masih bisa dianggap hal yang normal. Ini umumnya dilakukan sebagai bentuk self love atau cara mencintai diri sendiri seperti memenuhi kebutuhan makan sendiri sebelum memberikan pada orang lain.

Ini juga bisa diperlihatkan dengan menolong diri sendiri lebih dulu ketika terluka sebelum membantu orang lain. Akan tetapi, egois juga bisa menjadi ciri dari tipe kepribadian patologis atau tidak wajar.

Umumnya ini terjadi pada saat seseorang memprioritaskan kebutuhan kecilnya dibandingkan kebutuhan orang lain yang signifikan. Contohnya anak mencuri uang dari dompet orang tua hanya untuk membeli komik. Namun sebenarnya uang tersebut akan dipakai untuk memenuhi makan keluarga sehari-hari.

Ciri-ciri Orang Egois

1. Lebih Cenderung Menyalahkan Orang Lain

Seseorang yang egois biasanya akan lebih sering menyalahkan orang lain dari kesalahan yang terjadi di dalam tim. Orang tersebut tidak akan melihat usaha yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kesalahan itu atau apa yang bisa dilakukan untuk membantu orang lain.

2. Sering Berdebat Dengan Orang Lain

Tidak hanya menyalahkan orang lain, namun orang yang egois juga biasanya lebih sering menentang pendapat orang lain meski apa yang ditentang tersebut belum tentu salah. Ini yang biasanya sering menyebabkan pertengkaran sampai perpecahan di dalam suatu tim.

3. Susah Menerima Kritikan Orang Lain

Suka mengkritik serta berdebat dengan orang lain namun tidak bisa menerima kritikan orang lain juga menjadi ciri dari orang yang egois. Orang egois akan punya banyak alasan untuk mengelak dari tindakan salah yang sudah dilakukannya.

Apabila ada orang lain yang salah, maka orang egois akan menyalahkan orang tersebut secara habis-habisan. Ia akan berdalih jika dirinya sedang memiliki masalah seperti belum makan, belum tidur dan sebagainya.

Orang dengan sifat egois yakin jika kritikan yang diberikan orang lain pada dirinya hanyalah cara untuk menjatuhkan dirinya. Untuk itu, orang egois tidak akan mau menghadapi kritikan dari orang lain dan beranggapan jika semua kritikan yang ditujukan harus dielak.

4. Takut Dengan Kegagalan

Orang egois biasanya tidak akan berani untuk mengambil risiko atau keluar dari zona nyaman karena takut gagal serta takut ditertawakan. Ini dilakukan karena orang egois beranggapan jika ada orang lain yang akan terus menghakimi semua hal yang dilakukan.

5. Susah Minta Maaf

Orang egois tidak akan pernah merasa salah dengan tindakan yang dilakukan sehingga juga tidak akan pernah meminta maaf. Namun jika ada orang lain yang melakukan kesalahan, maka orang egois akan menyimpan dendam sampai orang tersebut meminta maaf.

6. Tidak Sabar dan Mudah Frustasi

Seseorang dengan sifat yang egois beranggapan jika dirinya cerdas dan bisa dengan cepat menyelesaikan sesuatu. Untuk itu, orang egois bisa merasa frustasi serta tidak sabar jika ada orang lain yang menyelesaikan sesuatu lebih lama dari dirinya meski perbedaan waktunya hanya sedikit.

Orang egois juga cenderung mengeluh karena lambatnya waktu yang diperlukan orang lain untuk mengerjakan sesuatu dibandingkan membantu orang tersebut.

7. Tidak Mau Berbagi

Orang dengan sifat yang egois juga tidak mau memberi, berbagi atau bertukar pikiran dengan orang lain. Ia hanya akan menyimpan informasi untuk dirinya sendiri karena berpikir ia ada dalam lingkungan yang kompetitif.

Tips Mengurangi Sifat Egois

Sebetulnya, egois tidak selamanya buruk seperti pada saat mempertahankan nilai agama yang dianut di tengah lingkungan yang berbeda. Meski begitu, sikap egois yang terlalu berlebihan bisa memberikan dampak negatif sehingga sebaiknya juga dikurangi dengan beberapa cara seperti berikut:

1. Jangan Terbawa Emosi

Jangan pernah membuat keputusan ketika sedang emosi atau ada pada tekanan. Menjalankan keseharian dengan pola hidup yang lebih santai sebenarnya lebih bagus untuk menyegarkan pikiran sehingga bisa lebih bijak.

2. Bersosialisasi

Hidup tidak hanya tentang diri sendiri namun juga ada tujuan sosial yang menjadi konsensus bersama. Untuk itu, sebaiknya coba mengulurkan tangan dan sebaliknya izinkan orang lain untuk membantu jika memang membutuhkan.

3. Berani Ambil Risiko

Sebaiknya, jangan merasa puas dengan pencapaian yang sudah diraih. Mulailah untuk mencoba mengambil risiko serta menantang diri sendiri untuk melakukan hal baru supaya pola pikir juga lebih terbuka.

4. Berusaha Untuk Mendengarkan Orang Lain

Sikap egois berawal dari sikap yang tidak mau mendengarkan pendapat orang lain. Orang yang egois selalu menganggap jika yang dikatakan dan semua ide yang disampaikan adalah benar sehingga tidak butuh pendapat orang lain.

Jika ingin menghilangkan sikap yang egois, maka sebaiknya mulai berusaha untuk mendengarkan apa yang disampaikan oleh orang lain. Cobalah untuk mendengarkan untuk bisa memahami apa yang disampaikan. Tidak hanya mendengarkan untuk menjawab apa yang disampaikan orang lain.

5. Menurunkan Sikap Sombong

Saat diri sendiri merasa yang paling pintar, maka tentu ada orang lain yang jauh lebih pintar karena tidak ada orang yang sempurna di dunia. Untuk itu, agar sifat egois bisa dikurangi, maka sebaiknya turunkan sikap sombong karena semua orang pasti punya keistimewaan tersendiri.

6. Tempatkan Diri Pada Posisi Orang Lain

Sebagai makhluk sosial, semua manusia tidak bisa hidup tanpa kehadiran orang lain. Sifat egois harus dihilangkan karena ada saatnya kita harus mengerti apa yang sedang dirasakan oleh orang lain dan apa kesusahan yang sedang dirasakan.

7. Melakukan Amal atau Bergabung Dengan Kegiatan Sukarelawan

Cara selanjutnya yang bisa dilakukan untuk menghilangkan sifat egois adalah dengan melakukan amal atau bergabung dengan kegiatan sukarelawan.

Dengan begitu, akan banyak terlihat jika sebenarnya ada banyak orang yang membutuhkan bantuan dan melihat ada juga orang lain yang memiliki kualitas lebih hebat sehingga mengurangi sifat sombong dan egois.

Dengan melakukan hal ini, maka akan sadar jika hidup akan jauh lebih berarti jika sifat egois disingkirkan dan lebih banyak menolong orang lain.

8. Cintai Orang Sekitar

Umumnya orang egois adalah orang yang merasa tidak memperoleh kasih sayang dan cinta kasih dari orang lain. Namun sebenarnya, masih ada banyak orang yang menyayangi seperti kedua orangtua, teman, keluarga dan sebagainya.

Namun untuk orang egois, terkadang hal ini tidak disadari sehingga hanya fokus untuk memikirkan kehidupan sendiri serta masa bodoh dengan orang disekitarnya. Untuk itu, sebaiknya cobalah untuk meluangkan waktu bersama dengan orang lain yang menyayangi sambil merasakan jika sebenarnya mereka peduli dan sayang pada anda.

Sumber Referensi

  • https://hellosehat.com/mental/mental-lainnya/egoisme/
  • https://www.sehatq.com/artikel/tanda-tanda-egois-adakah-di-dalam-diri-anda
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Egoisme

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending

Artikel Serupa

Download Gratis