31 C
Semarang
Monday, September 20, 2021

Pengertian Endorse : Macam Jenis, Manfaat, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan

Artikel Pilihan

Sekarang ini, pengusaha mandiri sedang giat untuk memulai bisnis dari kebutuhan pribadi sampai barang konsumtif. Pemasaran yang dilakukan sekarang ini kebanyakan menggunakan media sosial yang sangat membantu pengusaha dalam memasarkan bisnis.

Selain lewat sosial media, sekarang juga sedang populer sebuah sistem marketing memakai cara endorse. Endorse adalah salah satu dari jenis pemasaran guna mendukung serta memasarkan produk atau jasa memakai pihak lain. Endorse sendiri juga termasuk ke dalam jenis digital marketing.

Pengertian Endorse

Edorse atau endorsement merupakan suatu bentuk periklanan yang memakai jasa dari tokoh terkenal yang dipercaya, diakui serta memperoleh rasa hormat dari orang lain. Selebritas atau tokoh yang dipilih menjadi endorser akan bertanggungjawab dalam mempromosikan jasa atau produk dari perusahaan.

Ini disebabkan karena tujuan endorse adalah untuk mendorong masyarakat supaya mau memakai jasa atau produk dari suatu perusahaan. Endorse dianggap sebagai teknik marketing yang ampuh karena masyarakat lebih mudah percaya dengan orang yang dianggap ahli atau influencer.

Contohnya influencer kecantikan yang mempromosikan produk makeup dan mengatakan jika kualitas dari produk tersebut sangat bagus. Akan ada banyak orang yang langsung tertarik dan mau mencoba makeup tersebut sebab sudah diakui influencer.

Jenis Endorse

Endorse terdiri dari dua jenis yakni endorse berbayar dan endorse tidak berbayar.

1. Endorse Berbayar

Endorse berbayar merupakan jenis endorsement yang butuh uang serta kontrak eksklusif. Ini diperlukan untuk melakukan perjanjian dengan publik figur yang sudah ditunjuk untuk mengiklankan jasa atau barang.

Isi dari kontrak tersebut adalah hak serta kewajiban dari brand serta publik figur tersebut. Umumnya, publik figur akan dibayar dengan sejumlah uang yang sesuai dengan perjanjian. Sesudah itu, endorsement juga akan mendapatkan produk barang atau jasa yang ditawarkan supaya bisa dicoba lebih dulu.

2. Endorse Tidak Berbayar

Endorsement tidak berbayar atau disebut endors terselubung merupakan endorsement yang dilakukan tanpa harus membayar jasa dari pengiklan. Publik figur atau pengiklan dapat melakukan endorse ini karena memang menyukai produk tersebut dan bisa dengan bebas mengulas produk dengan jangka waktu yang tidak ditentukan.

Manfaat Endorse

Endorsment atau lebih dikenal dengan sebutan endorse adalah jenis digital marketing. Ini berarti jasa atau barang akan dipromosikan lewat media sosial seperti Instagram, website, Facebook dan aplikasi lain memakai bantuan pihak lain.

Umumnya, pihak yang terlibat dalam endorse adalah orang dengan banyak followers pada akun seperti selebgram, artis atau influencer. Ada banyak kegunaan dari teknik pemasaran ini. Salah satunya adalah dengan melakukan endorse, maka penjualan produk bisa meningkat dibandingkan sebelumnya. Selain itu, media yang dipakai juga lebih praktis dibandingkan memasarkan sendiri produk memakai brosur.

Kelebihan Endorse

Teknik promosi endorse semakin meningkat dari hari ke hari. Banyak pengusaha yang juga merasa diuntungkan lewat teknik promosi endorse ini. Berikut adalah beberapa kelebihan dari teknik endorse yang bisa diperoleh:

1. Meningkatkan Rasa Percaya Konsumen

Karena produk disampaikan lewat public figure, maka masyarakat akan menilai jika cara yang disampaikan terlihat lebih menarik. Selain itu, kepercayaan konsumen pada public figure juga terbilang tinggi sehingga berpengaruh pada penjualan jasa atau produk yang dipasarkan lewat endorse.

2. Produk Bisa Dikenal Dengan Cepat

Dengan menggunakan teknik promosi endorse, maka jasa atau produk bisa dikenal dalam waktu cepat bahkan hanya dalam hitungan menit. Ini disebabkan karena konsumen memperoleh informasi dalam waktu yang singkat juga. Dengan begitu, konsumen baru yang menyukai produk tersebut juga akan datang lebih cepat.

3. Promosi yang Lebih Efektif

Promosi produk atau jasa memakai endorse terbilang jauh lebih efektif. Ini disebabkan karena waktu yang diperlukan untuk memperkenalkan jasa atau produk yang akan dijual sangat singkat.

Biaya yang harus dikeluarkan juga sebanding dengan hasil yang diperoleh. Selain itu, anda juga tidak harus mengeluarkan biaya membuat flayer, brosur dan sejenisnya.

Anda juga bisa memakai promosi endorse tersebut secara berulang sebab biasanya memasarkan produk dengan  akan berbentuk foto atau video dari yang bekerja sama dengan anda. Dengan begitu, anda bisa menyimpannya dan digunakan beberapa kali.

4. Followers Semakin Bertambah

Endorse juga bisa meningkatkan jumlah followers. Ini disebabkan karena followers dari pihak yang diendorse biasanya akan mengikuti aktivias anda di media sosial apabila tertarik dengan jasa atau produk yang dipasarkan. Dengan begitu, secara otomatis mereka akan mengikuti atau follow akun media sosial yang anda miliki.

5. Menghemat Biaya Pemasaran

Untuk sekarang ini, perusahaan tidak perlu menyiapkan dana untuk memasarkan produk serta mencetak brosur. Anda hanya butuh mencari selebgram yang memiliki potensi dan sesuai dengan produk.

Baca Juga :  Pengertian Internet : Sejarah, Tujuan, Fungsi, Jenis, Cara Kerja dan Contoh Manfaat
Baca Juga :  Pengertian Internet : Sejarah, Tujuan, Fungsi, Jenis, Cara Kerja dan Contoh Manfaat

Ini adalah cara yang bisa menekan biaya dibandingkan harus promosi lewat iklan lain seperti radio, televisi atau media cetak seperti majalan dan koran.

Kekurangan Endorse

Selain bisa memberikan berbagai keuntungan untuk sebuah perusahaan, endorse juga memiliki kekurangan yang bisa dijadikan bahan pertimbangan. Berikut adalah beberapa kekurangan dari endorse:

1. Popularitas Selebriti yang Mengalami Perubahan

Ketika sebuah brand sudah memiliki publik figur atau selebriti untuk mengiklankan produk namun publik figur tersebut terkena skandal, maka otomatis popularitasnya juga menurun. Hal inilah yang nantinya bisa berpengaruh dan memberi dampak buruk bagi citra produk atau jasa.

2. Terus Membayangi Produk

Publik figur atau selebriti tidak sekedar mengiklankan satu produk yang membuatnya bisa membayangi produk dari sebuah brand. Sebagian penggemar juga beranggapan jika selebriti ada yang mengaitkan produk dengan merk lainnya.

3. Harganya Cukup Tinggi

Supaya bisa melakukan endorse, maka brand harus menyiapkan dana yang tidak sedikit untuk membayar publik figur tergantung dari tingkat popularitasnya. Akan tetapi, beberapa pengiklan yang sudah dibayar mahal juga ada yang memiliki kinerja buruk dengan hasil yang tidak sesuai dengan harapan.

Hal yang Harus Diperhatikan Untuk Melakukan Endorse

Memutuskan untuk melakukan endorse memang mudah namun juga butuh biaya yang cukup banyak. Untuk itu, bagi para pengusaha, ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelum memutuskan melakukan endorse seperti berikut ini:

1. Perhatikan Followers Serta Engagement Rate

Followers serta engagement rate adalah beberapa hal yang sangat penting untuk diperhatikan sebelum memutuskan untuk melakukan endorse. Influencer yang sudah punya banyak followers belum tentu punya engagement rate yang bagus.

Engagement sendiri adalah tingkat interaksi antara audiens dengan suatu akun atau brand pada media sosial di Internet. Untuk itu, followers dan juga engagement rate menjadi dua hal yang tidak boleh dipisahkan dan harus dipikirkan dengan baik.

2. Sesuaikan Profil Endorser

Tidak semua influencer dan artis bisa sesuai dengan produk yang anda miliki. Untuk itu, sebaiknya ketahui dengan baik profil endorser yang akan dijadikan endorse. Contohnya jika anda punya produk kecantikan, maka influencer terbaik yang bisa digunakan adalah dari dunia kecantikan seperti beauty vlogger.

Dengan begitu, produk yang anda pasarkan bisa dipastikan akan meningkat penjualannya dengan endorse beauty vlogger tersebut.

3. Sesuaikan Dengan Target Pasarnya

Sebelum memutuskan untuk endorse, sebaiknya pastikan jasa atau produk yang anda punya berkualitas dan berkuantitas baik. Kualitas sangat berpengaruh dengan review yang diberikan influencer pada produk yang akan dipasarkan.

Sedangkan kuantitas akan berpengaruh pada nilai bisnis anda nantinya. Apabila anda memutuskan untuk melakukan endorse namun tidak mempersiapkan kuantitas dengan baik, maka bisa menimbulkan masalah dan konsumen akan memandang negatif brand yang anda miliki.

4. Berkomitmen

Biasanya, endorsement dilakukan untuk jangka panjang berbeda dengan influencer marketing yang umumnya hanya dilakukan satu kali. Untuk itu, endorser harus bisa berkomitmen dengan brand yang sudah memberikan kontrak.

Perjanjian atau komitmen bisa berbeda beda antar brand satu dengan brand lain. Akan tetapi yang sering ada pada perjanjian endorsement biasanya adalah keterikatakan brand dengan endorser tersebut. Endorser biasanya tidak diizinkan melakukan endorse dari brand pesaing atau kompetitor.

5. Memperhatikan Image Endorser

Sebelum memutuskan melakukan endorse, ada hal lain yang juga harus diperhatikan yakni image endorser. Martin Roll mengatakan jika ada 3 syarat utama yang harus bisa dipenuhi endorser. Pertama adalah harus menarik, punya image positif di mata masyarakat serta punya pengetahuan yang baik untuk meningkatkan citra perusahaan.

Image endorser punya peranan penting pada sebuah brand. Citra endorser yang baik nantinya juga bisa meningkatkan citra dari perusahaan.

6. Tingkat Popularitas Endorser

Jika endorser yang dipilih semakin popular, maka akan semakin tinggi peluang brand yang anda punya dikenal masyarakat luas. Untuk itu, sebaiknya pilih endorser yang memang sudah dikenal publik untuk mempermudah anda memperkenalkan jasa atau produk.

7. Memperhatikan ROI Endorser

Return on Investment yang disingkat ROI merupakan keuntungan yang didapat dari investasi. Endorse sendiri bisa dikatakan sebagai bagian dari investasi. Dari endorsement tersebut nantinya anda bisa memperoleh keuntungan yang baru.

Rumus menghitung ROI adalah total keuntungan dibagi dengan total pengeluaran. Meski mengukurnya bukanlah hal yang mudah, namun tetap bisa dilakukan dari sisi kuantitatif dan juga kualitatifnya.

Untuk marketer, endorse merupakan strategi yang bagus dan mempunyai daya tarik kuat beriringan dengan tingkat popularitas dari endorser.

Fungsi Endorse Untuk Pemasaran Perusahaan

Sebenarnya, setiap influencer punya target minimal untuk harga per endorse di setiap produk. Jika anda memasang harga yang terlalu mahal, maka hasil yang didapat sesudah produk diendorse influencer juga bisa semakin laris terjual.

Baca Juga :  Pengertian Referral : Kode, Marketing, Jenis, Keuntungan dan Fakta

Syarat Untuk Menyewa Jasa Endorse

Sebenarnya, semua pebisnis bisa dengan bebas menentukan siapa yang mau digunakan untuk endorse. Namun, akan ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan jika ingin endorsement bisa berjalan dengan sukses. Untuk itu, jika anda pebisnis dan mau melakukan endorse, maka berikut beberapa hal penting yang harus diperhatikan:

1. Memilih Sosok yang Representatif

Hal pertama yang harud diperhatikan ketika ingin endorse adalah memilih sosok yang representatif. Orang yang layak diendorse adalah orang yang sesuai dengan pangsa produk atau jasa yang dimiliki.

Baca Juga :  Bing Search Engine : Pengertian, Sejarah, Fitur, Kelebihan dan Perbedaan dengan Google

Untuk mengetahui hal tersebut, anda bisa melihatnya dari intensitas postingan yang dilakukan dan cara seorang melakukan komunikasi. Contohnya jika anda punya produk makeup dan mau melakukan endorse, maka sebaiknya pilih artis atau selebgram yang berhubungan dengan produk makeup.

Jika pemilik akun selebgram atau artis punya keterkaitan dengan makeup, maka bisa dipastikan followers yang dimiliki juga terkait dengan hal yang sama. Dengan begitu, kegiatan endorse yang dilakukan bisa tepat sasaran.

Jika anda punya produk makeup namun menggunakan selebgram atau artis yang mengeluti bidang influencer lain seperti game, maka kemungkinan besar tidak akan disukai followers dan tidak akan tertarik dengan produk anda.

Perhatikan juga rata rata usia serta jenis kelamin followers artis atau selebgram yang akan digunakan. Ini penting karena akan mempengaruhi tingkat efektivitas promosi yang dilakukan.

2. Calon Endorse Mempunyai Jumlah Followers

Jumlah followers juga akan berpengaruh besar untuk jumlah viewers pada media sosial. Contohnya jika anda melakukan endorse pada selebgram atau artis dengan jumlah followers 1 juta, maka kemungkinan iklan yang anda miliki juga akan dilihat oleh 1 juta orang.

3. Perhatikan Engagement Rate

Pada kenyataannya, di lapangan terbukti jika tidak seluruh followers selebgram atau artis mau melihat jasa atau produk yang telah anda iklankan. Ini disebabkan karena algoritma post pada sosial media tidak bisa ditentukan dari banyaknya jumlah followers namun dari engagement rate.

Engagement rate merupakan nilai persentase antar jumlah followers yang aktif melakukan interaksi dengan akun media sosial dibandingkan dengan total jumlah followers. Jika engagement rate semakin tinggi, maka semakin tinggi juga peluang iklan anda dilihat banyak orang.

Untuk itu, sebaiknya sebelum melakukan promosi produk pada selebgram atau artis, sebaiknya tanyakan dulu tentang engagement akun yang dimiliki. Engagement rate juga dapat menyelamatkan anda dari jumlah akun followers yang palsu, fake atau pasif mengingat banyak selebgram dan artis yang juga sering membeli followers untuk meningkatkan harga endorsement.

4. Perhatikan Rate Harga

Hal berikutnya yang juga harus dipertimbangkan adalah rate harga. Setiap selebgram dan artis mempunyai rate hargayang beragam. Jika selebrgam atau artis punya engagement rate tinggi, maka biasanya juga akan mematok harga tinggi. Untuk itu, sesuaikan anggaran dengan target yang mau dicapai.

Cara Melakukan Endorse Sesuai Budget

Jika tertarik untuk melakukan endorse, maka perhatikan juga biaya promosi supaya tidak melebihi budget yang telah ditetapkan. Berikut beberapa cara yang bisa anda lakukan:

1. Siapkan Dana yang Cukup

Sebaiknya, lakukan pemisahan dana pada bisnis khususnya untuk melihat dana yang masuk, dana marketing, dana produksi serta laba yang didapat. Sebaiknya, lakukan hal ini di awal agar keuangan perusahaan bisa terorganisir dengan baik dan tentunya mendapatkan keuntungan.

Ketika baru pertama membuat bisnis, jangan langsung meghabiskan dana endorse mengingat biaya endorse cukup tinggi. Sebagai langkah awal memulai bisnis, cobalah untuk menambah jumlah followers gratis atau memakai bantuan Instagram Ads. Meski harus mengeluarkan dana ketika split test, akan tetapi dana tersebut bisa lebih ditekan.

2. Menentukan Target Influencer atau Artis

Pastikan juga untuk menentukan target influencer, blogger atau artis endorse terbaik dan tidak sembarangan. Selain itu, menentukan target endorse juga harus bisa mewakili target pasar yang anda miliki.

Contohnya jika produk yang anda jual adalah tote bag, maka target pasar terbaiknya adalah anak muda. Untuk itu, pilih artis endorse yang punya latar belakang sama. Jangan salah dalam memilih influencer atau artis sebab target pasar anda bisa tidak tepat sasaran dan produk susah untuk laku.

3. Pastikan Stok Produk Mencukupi

Hal yang tidak kalah penting berikutnya adalah memastikan stok produk yang akan diendorse mencukupi. Ini disebabkan karena umumnya konsumen mau produk yang benar benar sama seperti yang digunakan idolanya.

4. Catat Penjualan Secara Baik

Hal terakhir yang juga penting untuk dilakukan sesudah melakukan endorse adalah mencatat semua penjualan yang sudah dihasilkan pada laporan keuangan. Dengan membuat catatan ini, maka anda bisa melihat keuntungan yang diperoleh sekaligus mengatur budget supaya tidak melebihi dari pemasukan.

Sumber Referensi

https://accurate.id/marketing-manajemen/apa-itu-endorse/
https://qwords.com/blog/apa-itu-endorse/
https://www.jojonomic.com/blog/endorse/
https://www.fimela.com/lifestyle/read/4504279/pengertian-endorsement-manfaat-dan-kekurangannya
https://glints.com/id/lowongan/endorse-adalah/
https://pejuang.co.id/article/apa-itu-endorse/
https://idcloudhost.com/apa-itu-endorsement-pengertian-fungsi-manfaat-dan-cara-kerjanya/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending

Artikel Serupa