25 C
Semarang
Saturday, August 20, 2022

Pengertian Fotografi : Sejarah, Macam Jenis, Kategori, Teknik dan Tokoh Terkenal

Salam Kenal

Artikel Pilihan

Fotografi diambil dari bahasa Inggris yakni photography yang diambil dari bahasa Yunani yakni photos berarti cahaya serta grafo yang berarti menulis atau melukis. Bisa diartikan jika fotografi merupakan kegiatan menulis atau melukis memakai media cahaya.

Sedangkan untuk istilah umum, fotografi berarti metode atau proses untuk menghasilkan foto atau gambar dari sebuah objek dengan cara merekam pantulan cahaya yang menyentuh objek di media yang peka dengan cahaya. Alat yang paling terkenal untuk menangkap cahaya tersebut adalah kamera. Tanpa adanya cahaya, maka foto juga tidak akan bisa dibuat.

Prinsip dari fotografi adalah membuat cahaya menjadi fokus memakai bantuan pembiasan. Dengan begitu, medium penangkap cahaya bisa terbakar. Medium yang sudah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat nantinya akan menghasilkan bayangan identik dengan cahaya yang masuk medium pembiasan yang disebut dengan lensa.

Pengertian Fotografi Secara Umum

Fotografi adalah kata serapan dari bahasa Inggris yakni Photography. Photos berarti cahaya serta grafo berarti menulis atau melukis yang berasal dari bahasa Yunani Kuno.

Pengertian Fotografi Menurut Para Ahli

Fotografi sendiri lebih dari sarana ide komunikasi yang faktual. Fotografi lebih kepada suatu seni yang kreatif. Berikut adalah pengertian fotografi dari pendapat beberapa orang ahli:

1. Menurut Ansel Adam

Ansel Adam berpendapat jika fotografi merupakan media untuk berekpresi serta berkomunikasi yang kuat dan menawarkan banyak interpretasi, persepsi serta eksekusi yang tidak terbatas. Pengertian fotografi menurut Ansel Adam inimemang tidak bisa disangkat. Pada kenyataannya, fotografi memang merupakan bagian dari cabang seni rupa yang termuda.

2. Menurut Elliot Erwitt

Menurut Elliot Erwitt, fotografi merupakan cara menemukan sesuatu yang menemukan di tempat biasa. Maksud dari pengertian fotografi ini adalah dibutuhkan ketelitian untuk menemukan serta mencari sebuah objek yang dijadikan kunci dalam seni fotografi.

Pada dasarnya, fotografi merupakan kombinasi dari desain visual dengan imajinasi, keterampilan serta kemampuan untuk organisasi praktis.

3. Menurut Michael Langford

Michael Langford berpendapar jika fotografi tidak hanya sekedar menangkap foto namun juga menata objek didalamnya supaya bisa memperoleh nilai estetik yang baru. Jika dilihat secara garis besar, pengertian foto

Sejarah Fotografi

Di tahun 1614, Angelo Sala memakai perak nitrat yang dibakar sinar matahari memakai kertas yang sudah dibungkus. Ini diterangkan dalam tulisan berjudul Septem Planetarum Terrestrium Spagirica Recensio. “ Apabila serbuk perak nitrat terkena sinar matahari, maka nantinya akan berubah menjadi hitam sama seperti tinta.”

Namun penemuan memakai efek sinar matahari tersebut dianggap tidak terlalu berguna oleh ilmuwan lainnya. Kemudian di tahun 1717, Johamm Heinrich Schulze seorang profesor asal Jerman memakai botol berisi perak nitrat serta kapur yang ada di dekat jendela secara tidak sengaja.

Campuran tersebut menghasilkan warna gelap dan sebagian berwarna putih sehingga membuat garis di botol tersebut. Kemudian Carl Wilhelm Scheele seorang ahli kimia menemukan ammonia larut pada perak nitrat namun bukan partikel gelap. Penemuan tersebut berfungsi untuk menstabilkan sebuah gambar perak nitrat dan dianggap sebagai penemuan eksperimen fotografi.

Beberapa tahun kemudian yakni di tahun 1800, Thomas Wedgwood menangkap gambar memakai kamera obskura. Namun sayangnya Wedgwood meninggal dunia di usia 34, tahun 1805.

Selanjutnya Boulevard du Temple, daguerreotype dibuat Louis Daguerre pada tahun 1838 sebagai awal foto pertama yang didalam foto tersebut terdapat orang. Sedangkan di tahun 1816, Nicéphore Niépce memakai kertas yang sudah dibungkus dengan perak nitrat dan berhasil membuat foto memakai kamera kecil.  

Baca Juga : Pengertian Fotografer – Penjelasan Profesi, Skill, Tugas, Ruang Lingkup, Macam Jenis dan Contoh

Jenis Fotografi

Fotografi sendiri memiliki banyak jenis yang beberapa diantaranya populer digunakan sekarang ini. Berikut adalah beberapa jenis dari fotografi selengkapnya:

1. Portrait Photography

Dari sekian banyak jenis, potrait menjadi jenis yang paling populer. Kekuatan utama dari jenis fotografi ini adalah kepribadian serta karakteristik unik dari setiap orang.

Bukan hanya sekedar menampilkan foto manusia, namun portrait photography yang bagus juga harus bisa menangkap mimik, ekspresi, kepribadian atau suasana hati seseorang supaya foto yang dihasilkan bisa berkesan. Untuk mendapatkan itu semua, maka wajah seseorang dijadikan fokus utama supaya kesan emosional bisa ditampilkan.

2. Landscape Photography

Landscape photography memiliki fokus objek pemandangan alam seperti gunung atau pantai. Supaya hasilnya bisa baik, maka momen yang tepat untuk memotret harus dipertimbangkan. Contohnya seperti ketika matahari terbit atau terbenam ketika suasananya sedang cerah.

3. Human Interest Photography

Hampir sama seperti portrait photography, objek utama pada human interest photography adalah manusia. Akan tetapi, pembeda dari kedua jenis fotografi ini adalah portrait photography yang fokus menangkap ekspresi manusia menjadi objek.

Sedangkan human interest photography lebih kepada sisi kehidupan serta interaksi manusia dengan lingkungan sekitar di kesehariannya. Tujuannya adalah untuk membangkitkan perasaan simpati atau empati dari para penikmat foto.

4. Aerial Photography

Aerial photography adalah objek foto yang diambil yang seakan-akan terlihat dari sisi atas. Penikmat foto yang melihat jenis fotografi ini seolah seperti mata burung yang bisa melihat banyak hal dari ketinggian. Jenis fotografi ini memiliki segi unik yakni dari cara pengambilan foto yang dilakukan dari atas atau high angle.

5. Stage Photography

Jenis fotografi selanjutnya adalah stage photography dengan objek orang di atas panggung sehingga cocok digunakan ketika pertunjukkan atau konser musik.

Tantangan dari jenis fotografi ini adalah objek bergerak yang sulit diprediksi dan juga lighting atau tata lampu yang juga sering berubah. Untuk itu, ketepatan serta kecepatan mengambil momen menjadi hal terpenting yang harus dikuasai dalam jenis fotografi ini.

6. Macro Photography

Macro photography memiliki objek berukuran kecil seperti bunga atau serangga yang biasanya luput dari perhatian. Keistimewaan dari jenis fotografi ini adalah bisa membuat objek berukuran kecil bisa terlihat sangat dekat untuk mendapatkan detail yang bagus.

Untuk melakukan macro photography, maka anda butuh kamera yang memiliki fitur zoom yang baik supaya bisa memperoleh detail objek yang berukuran kecil.

7. Journalism Photography

Jenis fotografi selanjutnya adalah journalism photography yang hampir serupa dengan wildlife photography. Umumnya jenis photography ini dilakukan profesional yang menjadi kontributor media.

Tujuan utama dari journalism photography adalah memberikan foto yang mengandung cerita atau nilai berita. Foto yang diambil nantinya akan dipakai untuk kebutuhan penayangan berita dan publikasi pada media massa.

Objek yang diambil dalam journalism photography adalag kejadian atau hal yang terjadi di sekitar namun dengan prinsip utama menghasilkan foto dari kejadian sebenarnya tanpa ada rekayasa serta memihak.

8. Fashion Photography

Fokus utama dari jenis fotografi ini adalah keindahan dari desain sebuah pakaian baik gaun atau aksesoris fashion yang lain. Untuk itulah peran model peraga fashion sangat penting untuk mendapatkan hasil foto terbaik.

Karena sama sama membutuhkan peran dari model peraga fashion, maka terkadang fashion photography menjadi bias dengan portrait photography. Keduanya memang dapat hadirpada waktu bersamaan, akan tetapi fashion photography lebih menekankan pada fokus desain pakaian untuk menarik minat pembeli.

9. Street Photography

Fokus utama dari street photography adalah realitas yang terjadi di jalan. Jika dilihat, jenis fotografi ini serupa dengan jenis lainnya yakni journalism photography dan juga human interest photography.

Akan tetapi, jenis fotografi ini memiliki ciri yang khas yakni berusaha untuk tetap menampilkan realitas sesungguhnya yang terjadi pada ruang publik secara spontan.

10. Architectural Photography

Jenis fotografi selanjutnya adalah architectural yang fokus pada keindahan dari bentuk sebuah gedung atau bangunan. Jenis fotografi ini harus bisa jeli ketika memperhatikan setiap sudut serta celah dari bangunan supaya bisa mendapatkan komposisi ritmis.

Angle foto juga menjadi faktor yang tidak kalah penting untuk menghasilkan foto yang tidak terlihat statis. Architectural photography biasanya digunakan untuk kebutuhan komersil sepeti promosi apartement, hotel, real estate dan bangunan lainnya.

11. Sport Photography

Ketika olahraga sedang berlangsung, maka akan banyak momen dramatis yang terjadi sehingga sangat menarik untuk diabadikan ke dalam foto sehingga muncul jenis fotografi ini.

Fokus utama dari sport photography adalah mengabadikan semua kejadian menarik yang terjadi di lintasan atau tengah lapangan. Agar bisa menangkap objek terbaik, maka kamera yang digunakan harus dilengkapi dengan lensa tele.

12. Food Photography

Dengan hanya menyajikan foto makanan yang tersaji, banyak orang yang melihatnya akan langsung merasa lapar. Dalam food photography dituntut untuk bisa menciptakan komposisi terbaik sekaligus menyajikan detail dan tekstur dari makanan. Supaya tekstur serta detail dari makanan bisa baik, maka pencahayaan sangat penting untuk diperhatikan.

13. Still Life Photography

Still life photography memiliki tantangan yang besar yakni membuat benda mati yang akan difoto terlihat lebih hidup. Dengan begitu, objek yang akan difoto tersebut akan memiliki nilai lebih dari sekedar benda mati.

Jenis fotografi ini harus bisa bercerita ke penikmat foto lewat properti, komposisi serta pencahayaan yang baik. Jika diibaratkan ke dalam lukisan, maka jenis fotografi ini sama seperti lukisan abstrak yang mempunyai maksud tersembunyi.

14. Panning Photography

Ini adalah teknik fotografi yang dipakai untuk membekukan benda yang sedang bergerak. Ide utama dari teknik ini adalah untuk mengatasi masalah menangkap objek yang sedang bergerak cepat.

Ciri utama dari jenis fotografi ini adalah fokus pada objek yang bergerak dengan background yang kabur atau blur. Biasanya, jenis foto ini bisa diperoleh dengan memakai shutter speed yang rendah.

15. Tilt Shift Photography

Jenis fotografi selanjutnya adalah tilt shift photography. Tekni yang digunakan bertujuan untuk memperoleh hasil foto seperti miniatur. Sedangkan lensa yang dipakai secara khusus dikembangkan untuk memperbaiki perspektif serta mengatasi distorsi dengan cara mengubah sudut lensa pada media.

Akan tetapi, efek paling nyata dari pemakaian lensa ini adalah penyempitan ruang tajam atau dof depth of field yang akhirnya menghasilkan efek layaknya miniatur. Namun untuk sekarang ini, jenis fotografi ini dapat dibuat memakai aplikasi foto editor seperti Photoshop.

Kategori Fotografi

Kategori fotografi diklasifikasikan atas dasar cara karya foto tersebut dibuat serta fungsi dari foto tersebut. Barret mengatakan jika kategori foto dibagi menjadi beberapa jenis, yakni:

  • Foto deskrptif atau descriptive photographs: Gambar akurat serta objektif yang menggambarkan informasi. Foto yang termasuk foto deskriptif diantaranya adalah foto medis, hasil foto X-Ray, identitas diri, fotomikrografi dari hasil pengamatan memakai mikroskop dan sebagainya.
  • Foto yang menjelaskan sesuatu atau explanatory photograph: Karya foto yang bisa menjelaskan secara visual mengenai fenomena atau kejadian tertentu. Contoh dari foto yang menjelaskan sesuatu diantaranya adalah foto editorial surat kabar atau majalah, penjelasan visual terverifikasi dan sebagainya.
  • Foto interpretasi atau interpretive photographs: Lebih menekankan pada menunjukkan peristiwa atau sesuatu dari perspektif tertentu.
  • Foto etik atau ethically evaluative photograph: Mengkritik serta menggambarkan masyarakat setempat. Contohnya seperti foto bencana kelaparan, foto perang beserta dampaknya, pandemi seperti Covid-19 dan sebagainya.
  • Foto estetik atau aesthetically evaluative photographs: Karya fotografi yang fokus mengabadikan kejadian serta keindahan bentuk visual. Contohnya seperti foto nude mengenai studi bentuk tubuh manusia, lansekap kota atau alam dan sebagainya.
  • Foto teori atau theoretical photographs: Jenis foto yang fokus untuk menangkap ilusi serta prinsip fotografi tentang seni dan pembuatannya, foto tentang film, politik seni dan sebagainya.

Teknik Fotografi

Dalam dunia fotografi, ada beberapa teknik yang biasa digunakan seperti teknik zoom, teknik panning dan sebagainya.

1. Teknik Zoom

Zoom merupakan teknik untuk membuat objek utama terlihat lebih jelas namun latar belakangnya diburamkan. Teknik zoom dipakai untuk lebih menekankan objek serta membuatnya lebih mencolok.

Untuk mengubah panjang fokus bisa dilakukan memakai lensa zoom dan memakai kecepatan rana yang tidak lebih dari 1/30 detik supaya bisa menghasiljan perasaan gerak.

2. Teknik Panning

Pada teknik panning, objek yang sedang bergerak akan terlihat lebih tajam sementara latar belakang yang diam akan terlihat kabur atau blur. Jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal, maka objek harus terus diikuti dan biasanya memakai tripod dengan kecepatan rendah antara 8 hingga 60.

3. Teknik Freezing

Teknik freezing merupakan teknik dalam mengambil foto benda bergerak memakai kecepatan tinggi. Teknik ini akan terlihat seperti membekukan pergerakan dari objek dan hasilnya membuat objek terlihat lebih tajam ketika bergerak.

4. Teknik Makro

Teknik makro dalam fotografi merupakan teknik pemotretan di sekitar secara langsung. Dengan begitu, objek akan terlihat lebih besar.

5. Teknik Siluet

Tekni fotografi selanjutnya adalah teknik siluet. Siluet merupakan objek yang menutupi cahaya sehingga akan mendapatkan cahaya dari belakang. Aturan dasar dari foto siluet ini adalah objek harus bisa terlihat tajam sehingga tidak ada file cahaya yang rusak.

6. Teknik BULB

Teknik fotografi yang terakhir adalah teknik BULB. Kecepatan rana nantinya bisa diatur menyesuaikan waktu yang dikehendaki dengan cara menahan pelatuk yakni menekan lebih lama dan pelepasan kabel. Sedangkan kamera yang digunakan biasanya berjenis tripod.

Tokoh Penting Dalam Fotografi

Dalam dunia fotografi, ada beberapa orang yang berperan penting sampai akhirnya tercipta seni fotografi. Berikut beberapa diantaranya:

  • Joseph Nicéphore Niépce: Berhasil membuat foto permanen yakni dengan mengambil foto pemandangan dari jendela LeGras di Prancis pada tahun 1826.
  • Louis Daguerre: Berhasil menemukan Daguerreotype yakni alat fotografi komersial pertama yang ada di Prancis pada tahun 1939.
  • Alfred Stieglitz: Fotografer yang fokus ke gener portrait serta dokumenter. Di akhir tahun 1800 sampai pertengahan tahun 1900, ia sudah mengabadikan begitu banyak foto yang menarik dan juga bagus.
  • Dorothea Lange: Fotografer asal Amerika Serikat di dekade 1930 yakni fotografer aliran portrait yang terkenal di masa itu.
  • Ansel Adams: Salah satu fotografer lanskap yang sangat terkenal di sepanjang sejarah. Ia mulai aktif dalam dunia fotografer di tahun 1920 sampai sekitar 1960 di Amerika Serikat. Ia sekaligus menjadi perintis awal dari gerkan fotografi lanskap yang berhasil menciptakan realisme dan ikut berpengaruh dalam aliran lukisan realisme.
Sumber Referensi

https://id.wikipedia.org/wiki/Fotografi
https://sukagitu.com/pengertian-fotografi/
https://www.selamatpagi.id/pengertian-fotografi/
https://kelasfotografi.wordpress.com/2013/08/25/pengertian-dan-sejarah-singkat-fotografi/
https://bungkul.com/fotografi-adalah/
https://pengajar.co.id/fotografi-adalah/

Salam kenal dari Adam Muiz !
Support mencapai 1000 Subscriber yuk
😁 Terimakasih
Follow Adam Muiz on WordPress.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending

Artikel Serupa

Download Gratis