28 C
Semarang
Wednesday, November 30, 2022

Pengertian Ide – Macam Jenis, Ciri dan Cara Menemukan

Artikel Pilihan

Ide merupakan topik utama yang dibahas di dalam suatu paragraf bacaan. Ketika menulis fiksi atau non fiksi, maka diharuskan memasukkan ide pokok pada setiap paragraf yang dibuat.

Fungsi dari ide tersebut adalah untuk memberi penjelasan dari inti sebuah paragraf atau bacaan. Dengan begitu, pembaca bisa dengan mudah memahami isi dari paragraf tersebut.

Pengertian Ide

Ide merupakan rancangan yang tersusun dalam pikiran yang juga bisa disebut dengan gagasan. Ide pokok merupakan ide yang disampaikan penulis di suatu pokok bahasan pada paragraf.

Ide juga memiliki beberapa sebutan lain seperti gagasan utama, gagasan pokok dan pikiran utama. Ide merupakan hal yang penting pada sebuah paragraf.

Ide nantinya bisa memberikan informasi penting untuk pembaca. Ide juga akan membantu penulis untuk mengembangkan alur tulisan yang didukung dengan gagasan penjelas.

Pada suatu kalimat, umumnya hanya bisa ditemukan satu ide pokok yang ada di awal kalimat. Akan tetapi, pembaca juga harus mengetahui jika kalimat pertama tidak sama dengan kalimat utama.

Kalimat pertama bisa ada di awal paragraf yang dinamakan dengan paragraf deduktif. Apabila ada di akhir paragraf, maka bisa disebut dengan paragraf induktif. Namun jika ada di awal atau di akhir paragraf, maka dinamakan dengan paragraf campuran.

Jenis-jenis Ide

1. Paragraf Deduktif

Paragraf deduktif mempunyai ciri khas yakni ide akan disampaikan di awal kalimat. Karena itu, paragraf deduktif memiliki alur tulisan khusus ke umum.

Di dalam paragraf ini, hal yang dijadikan inti pembicaraan sudah disampaikan pada kalimat awal sebelum ide pendukung lainnya dituliskan.

2. Paragraf Induktif

Ciri khas dari paragraf induktif adalah ide pokok ada pada akhir tulisan. Ini sebabnya jenis oaragraf ini punya alur penulisan dari umum ke khusus.

Di dalam jenis paragraf ini, awal kalimat akan membahas segala hal yang bersifat umum dan ide pokok akan dituliskan di akhir kalimat.

3. Paragraf Campuran

Paragraf campuran adalah gabungan ide pokok yang diposisikan di awal serta akhir kalimat. Alur yang dimiliki pada jenis paragraf ini adalah dari khusus ke umum kemudian kembali ke khusus.

4. Paragraf Deskriptif

Di dalam paragraf deskriptif, ide pokok akan diletakkan di seluruh bagian paragraf. Ini artinya setiap kalimat akan membahas tentang inti dari pembicaraan yang langsung akan disampaikan oleh penulis.

Ciri-ciri Ide

1. Keberadaan dari Ide Tidak Berbelit

Keberadaan ide pada suatu paragraf tidak boleh berbelit. Ini artinya adalah makna dari ide tidak boleh sempit namun juga tidak boleh terlalu luas.

Ini berguna agar pembaca bisa dengan mudah menangkap apa ide pokoknya. Selain itu, keberadaan ide yang tidak berbelit juga bisa membantu pembaca agar mudah memahami.

2. Ide Diayatakan Dengan Jelas

Selain tidak berbelit, ide juga harus digambarkan atau ditulis dengan jelas oleh penulis menyangkut segi letaknya. Apa yang akan disampaikan atau inti ide juga harus dinyatakan secara jelas.

3. Bersifat Umum

Ide haruslah mengandung sesuatu yang bersifat umum yang kemudian akan dikerucutkan kembali. Ini artinya, dalam suatu ide akan dapat dijelaskan dan dijabarkan kembali. Penjabaran tersebut akan dilakukan lebih spesifik di kalimat-kalimat yang berikutnya.

4. Mempunyai Kalimat Pendukung

Ide tidak selalu berdiri sendiri pada sebuah paragraf karena harus punya kalimat pendukung atau ide yang jelas. Kalimat pendukung berfungsi untuk memberi penjelasan lebih lanjut berhubungan dengan ide sebelumnya sehingga paragraf menjadi padu serta mudah dimengerti.

5. Fungsi Ide Pokok

Dengan adanya ide pada paragraf, maka tentunya juga akan ada fungsi dari ide tersebut. Contohnya untuk mempermudah pembaca untuk mengetahui pokok atau inti bahasan sebuah paragraf yang sedang dibaca.

Ini berguna agar inti dari yang akan disampaikan pada paragraf bisa tersampaikan dengan baik. Lewat identifikasi ide pokok, maka nantinya pembaca bisa mengetahui ide dari sebuah paragraf yang sedang dibaca.

Cara Menemukan Ide Pokok

Walau hanya dengan membaca, namun sebenarnya mencari ide pokok tidak semudah seperti yang terlihat. Namun ada hal mudah yang bisa dilakukan untuk menentukan ide pokok yakni dengan melihat jenis paragraf yang sedang dibaca.

Untuk menentukan ide pokok pada suatu paragraf, maka butuh ketelitian. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencari ide pokok pada suatu paragraf:

1. Membaca Paragraf Secara Keseluruhan

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah membaca semua paragraf tersebut. Caranya adalah dengan berkonsentrasi dengan baik ketika sedang membaca.

Baca secara sekaligus kata demi kata yang ada di dalam paragraf. Pastikan juga untuk membaca dengan teliti semua informasi yang ada di dalamnya.

Ini bisa membantu untuk menentukan ide pokok sehingga dapat membedakan mana yang ide pokok dan mana yang merupakan kalimat penjelas dalam paragraf.

2. Membaca Setiap Kalimat

Cara berikutnya yang bisa dilakukan adalah dengan membaca dan memahami kalimat. Semua kalimat yang ada pada tulisan atau bacaan harus bisa dipahami.

Ini dilakukan sebab setiap paragraf terdiri dari beberapa ide pokok. Ide pokok juga bisa terletak di mana saja seperti bagian awal, bagian akhir atau di keduanya. Dengan begitu, membaca sekaligus memahami semua kalimat yang ada memang sangat penting untuk dilakukan.

3. Memisahkan Kalimat Utama

Cara berikutnya adalah dengan memisahkan kalimat utama dengan kalimat penjelas. Kalimat utama dan kalimat penjelas harus bisa dibedakan pada suatu paragraf.

Kalimat utama pada paragraf umumnya akan diikuti atau diawali dengan kalimat penjelas. Cara paling mudah untuk membedakan keduanya adalah dengan melihat ciri-cirinya.

Kalimat penjelas merupakan kalimat yang berisi contoh, bukti serta rincian khusus. Jika sudah bisa membedakan diantara keduanya, maka ide pokok di dalam suatu paragraf juga bisa ditemukan dengan mudah.

4. Memberi Tanda Informasi Penting

Cara berikutnya yang bisa dilakukan adalah memberi tanda di informasi penting. Informasi penting ada di setiap kalimat atau paragraf. Beberapa kata yang mungkin dianggap sebagai informasi menarik atau penting tersebut nantinya bisa ditandai.

Jika informasi penting ada di dua kalimat atau bahkan lebih, maka bisa diseleksi. Sesudah itu, pertimbangkan kembali beberapa kalimat tersebut.

5. Kalimat Penjelas Merupakan Pendukung

Ini adalah cara yang dilakukan dengan mengenali kalimat penjelas pada suatu paragraf yang bersifat sebagai pendukung. Di dalam tahapan ini, maka bisa memperhatikan pemakaian kata yang berulang jika memang mengalami kesulitan.

Ini disebabkan karena biasanya pemakaian kata yang berulang mempunyai fungsi sebagai penjelas. Kata berulang akan menjelaskan kalimat yang sebelumnya atau setelahna. Kalimat penjelas tersebut bisa dipilih serta dicoba ketika kalimat tersebut berdiri sendiri.

Pada saat kalimat penjelas berdiri sendiri, maka kalimat tersebut tidak dapat digunakan sebagai ide pokok. Untuk itu, cara ini bisa dipakai untuk membedakan kalimat penjelas sehingga ide pokok dalam paragraf bisa ditemukan.

6. Menyimpulkan Isi Paragraf

Cara berikutnya adalah dengan membuat kesimpulan. Simpulkan isi dari suatu paragraf yang berguna untuk membantu mencari serta menentukan ide pokok sehingga akan lebih mudah.

Sumber Referensi

https://www.gramedia.com/literasi/ide-pokok/
https://penerbitbukudeepublish.com/pengertian-ide-pokok/
https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-ide-pokok/
https://www.dosenpendidikan.co.id/ide-pokok-adalah/

Salam kenal dari Adam Muiz !
Support mencapai 10K Subscriber yuk
😁 Terimakasih
Follow Adam Muiz on WordPress.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending

Artikel Serupa

Download Gratis