Pengertian Kriminalitas – Ciri, Faktor Penyebab, Dampak, Bentuk dan Contoh

Salam Kenal

Artikel Pilihan

Kriminalitas diambil dari bahasa Belanda yakni Straf yang berkaitan dengan hukum pidana dan bisa menyebabkan dampak pada orang yang menjadi korban.

Sedangkan menurut sumber lain, kriminalitas diambil dari kata Crimen yang berarti kejahatan atau tindakan melanggar hukum.

Pengertian Kriminalitas Menurut Para Ahli

  • Menurut Elliat: Kriminalitas adalah tindakan atau tingkah laku melanggar hukum. Pelaku kriminal nantinya bisa mendapat hukuman berbentuk denda penjara hingga hukuman mati.
  • Menurut Bonger: Ia berpendapat jika kriminalitas merupakan perilaku antisosial yang dipraktikkan secara sadar atau tidak sadar oleh seseorang, komunitas atau kelompok.
  • Menurut E. Sahetapy dan B. Mardjono Reksodipuro: Kriminalitas merupakan kejahatan di mana setiap perbuatannya akan diberi sanksi berbentuk pindana serta dilarang masyarakat sebab melanggar norma yang telah disepakati.
  • Menurut Kartono: Kriminalitas merupakan seluruh kegiatan yang ditolak masyarakat sebab menjadi bentuk tindakan melanggar norma sosial, agama serta hukum sehingga berbahaya untuk segi ekonomi dan psikologis.
  • Menurut M.v.T: Kriminalitas merupakan perbuatan yang meski tidak ditentukan undang-ndang sebagai perbuatan pidana, namun dirasakan sebagai perbuatan yang bertentangan dengan tata hukum.
  • Menurut R. Soesilo: Ia memiliki pandangan jika kriminalitas merupakan tingkah laku atau perbuatan yang bertentangan dengan undang-undang. Secara sosiologis ia mengartikan kriminalitas sebagai perbuatan yang merugikan korban atau penderita dan masyarakat karena hilangnya keseimbangan ketentraman serta ketertiban sosial masyarakat.
  • Menurut Dr. J.E. Sahetapy dan B. Mardjono Reksodiputro: Mereka berpendapat jika kriminalitas adalah semua perbuatan termasuk kelalaian yang dilarang oleh hukm publik untuk melindungi masyarakat. Pelaku juga akan diberikan sanksi berbentuk pidana oleh negara karena melanggar normal sosial yang berlaku di masyarakat.

Ciri-ciri Kriminalitas

Ada beberapa ciri khas yang membuat tindakan kriminalitas bisa terjadi. Berikut adalah beberapa ciri dari kriminalitas tersebut:

  • Sistem yang tidak adil: Manusia secara naluriah merupakan makhluk pencemburu khususnya tentang kekuasaan dan kekayaan. Untuk itu, kesenjangan akan diikuti dengan aksi kriminal untuk mengimbangi.
  • Lingkungan atau suasana individualis: Seseorang yang berasal dari lingkungan individualis kebanyakan akan menjadi seorang kriminal. Ini disebabkan karena lingkungan yang seperti ini bisa mengarahkan seseorang menjadi egois dan mengutamakan diri sendiri.
  • Kemiskinan: Penyebab umum lain dari tindakan kriminalitas adalah karena alasan kemiskinan. Ini umumnya akan diutarakan pelaku kriminal supaya bisa mendapat keringanan hukuman.
  • Nafsu tidak terkendali: Saat seseorang sangat ingin mendapatkan sesuatu, maka semua cara akan dilakukan contohnya seperti melakukan aksi pencurian.
  • Rasa benci: Tindakan kriminalitas yang dilakukan umumnya ditimbulkan karena rasa benci seseorang pada orang lain atau kelompok dan komunitas lain.

Penyebab Kriminalitas

1. Urbanisasi dan Industrialisasi

Kondisi akibat urbanisasi serta industrialisasi dalam sebuah negara contohnya negara berkembang akan ada dalam dilema perpindahan.

Ini nantinya hanya akan menyebabkan bertambahkan penduduk dan akhirnya meningkatkan peluang aksi kriminalitas.

2. Kondisi Sosial

Sebenarnya, ada cukup banyak kondisi sosial yang bisa menimbulkan kriminalitas. Beberapa diantaranya adalah kemiskinan, pengangguran, kondisi lingkungan yang mendukung kejahatan, kepincangan sosial, kebencian dan tekanan mental.

3. Moral

Salah satu alasan terpenting seseorang atau kelompok tertentu melakukan tindakan kriminalitas adalah karena moralitas. Kriminalitas tidak hanya terjadi karena ada celah namun juga dari penilaian baik atau buruk seseorang.

4. Degradasi Mental

Ini bisa terjadi karena depresi, tingkat stres serta tidak bisa menemukan tempat untuk melampiaskan rasa kesal. Inilah yang membuat seseorang bisa sampai melakukan tindakan kriminalitas agar degradasi mental yang dialami bisa diturunkan.

5. Tingkat Pendidikan

Pendidikan yang bisa dikatakan masih mahal sekarang ini juga menjadi salah satu penyebab dari kriminalitas. Seseorang yang tidak punya pendidikan tinggi akan sulit mencari pekerjaan dan akhirnya memicu tindakan kriminlitas.

6. Gengsi Terlalu Tinggi

Sekarang ini, kemajuan terus berkembang dengan pesat terutama dalam bidang teknologi. Ini menyebabkan ada sebagian orang yang sulit mengikuti. Sedangkan sebagian lagi akan berlomba untuk mengikuti perkembangan meski sebenarnya tidak mampu.

Tindakan tersebut akhirnya bisa memicu terjadinya tindakan kriminalitas hanya untuk gengsi yang membuat seseorang melakukan segala cara contohnya seperti merampok.

Faktor Penyebab Kriminalitas

1. Urbanisasi dan Industrialisasi

Faktor penyebab pertama dari kriminalitas adalah karen urbanisasi serta industrialisasi. Kondisi yang disebabkan karena urbanisasi serta industrialisasi dalam suatu negara seperti negara berkembang akan ada dalam dilema perpindahan. Ledakan penduduk yang terjadi nantinya bisa menyebabkan angka kriminalitas juga ikut meningkat.

2. Kondisi Sosial

Berbagai kondisi sosial juga bisa menyebabkan angka kriminalitas ikut mengalami peningkatan. Contohnya seperti kemiskinan yang menjamur, pengangguran, lingkungan yang mendukung seseorang untuk melakukan kejahatan, kebencian, kepincangan sosial serta tekanan mental.

3. Degradasi Mental

Tingkat stres yang terlalu tinggi, depresi dan tidak bisa melampiaskan suatu perasaan juga bisa meningkatkan risiko terjadinya kriminalitas. Seseorang yang melakukan tindakan kriminal bisa dikatakan dilakukan karena ingin mengurangi degradasi mental yan dialami.

4. Tingkat Pendidikan

Pendidikan yang masih membutuhkan biaya banyak dan tidak merata di semua wilayah juga menjadi salah satu faktor risiko terjadinya tindak kriminal. Ini disebabkan karena beberapa orang tidak mendapatkan pendidikan yang baik sehingga sulit memperoleh pekerjaan.

5. Gengsi yang Tinggi

Kemajuan yang sangat pesat seperti sekarang ini terutama dalam bidang teknologi juga bisa menyebabkan kriminalitas. Sebagian orang mungkin bisa mengikuti perkembangan, namun sebagian orang lagi akan terus berusaha mengikuti perkembangan meski sebenarnya tidak bisa.

Dampak Kriminalitas

1. Dampak Negatif Kriminalitas

  • Tindakan kriminalitas yang sadis atau ekstrem bisa menimbulkan kerugian baik secara psikis atau raga untuk korbannya.
  • Dampak dari kriminalitas yang paling fundamental adalah menyebabkan terjadinya trauma pada korban.
  • Tingginya tindakan kriminalitas bisa menyebabkan kerusakan keamanan di masyarakat seperti kecemasan, ketakutan dan lainnya.
  • Gangguan kriminalitas di masyarakat yang dilakukan pelaku akan mengakibatkan banyak energi dan materi yang dikeluarkan sia-sia dari banyak pihak terkait.

2. Dampak Positif Kriminalitas

Meningkatkan solidaritas: Teror kriminalitas yang terjadi di tengahh masyarakat membuat rasa solidaritas semakin berkembang untuk keamanan bersama.

Pranata atau lembaga yang berhubungan dengan hukum akan selalu melakukan revisi untuk memperkuat tenaga serta kekuatan hukum untuk menekan angka kriminalitas.

Bentuk-bentuk Kriminalitas

  • Tindakan asusila.
  • Aksi pencurian.
  • Penganiayaan.
  • Penodongan memakai senjata api.
  • Pembunuhan.
  • Pengedaran obat-obatan terlarang.
  • Korupsi.
  • Penipuan.

Contoh Kriminalitas

1. Korupsi

Korupsi yang dilakukan pelayanan publik atau tokoh politik di Indonesia merupakan salah satu contoh dari kriminalitas. Pelaku korupsi memberrikan dampak atau merusak rencana pembangunan karena kepentingan umum disingkirkan demi mencari kekayaan.

Bisa dikatakan jika secara umum korupsi dalam kriminalitas adalah perilaku atau perbuatan menyimpang yang melanggar aturan sekaligus mengganggu ketertiban masyarakat sehingga pelakunya akan dikenakan hukuman pidana.

2. Mencuri

Jika perbuatan kriminalitas korupsi dilakukan pelayanan publik atau tokoh politik, maka mencuri umumnya dilakukan masyarakat kelas sosial menengah ke bawah. Mencuri juga termasuk salah satu kriminalitas karena mengambil sesuatu yang bukan miliknya.

Sumber Referensi

https://dosensosiologi.com/pengertian-kriminalitas/
https://www.sosiologi.info/2021/10/pengertian-kriminalitas-menurut-para-ahli.html
https://www.sosiologi79.com/2020/04/pengertian-kriminalitas-ciri-penyebab.html
https://www.gasmangazali.com/2016/09/polrestabes-surabaya-menangkap.html

Salam kenal dari Adam Muiz !
Support mencapai 1000 Subscriber yuk
😁 Terimakasih
Follow Adam Muiz on WordPress.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending

Artikel Serupa

Download Gratis