31 C
Semarang
Monday, September 20, 2021

Pengertian Pasar : Ciri Ciri, Fungsi, Manfaat dan Contoh Macam Jenis

Artikel Pilihan

Pasar merupakan salah satu dari banyak institusi, sistem, prosedur, hubungan sosial serta infrastruktur tempat usaha yang menjual jasa, barang serta tenaga kerja untuk orang lain dengan imbalan berbentuk uang.

Pengertian Pasar

Di dalam ilmu ekonomi, pasar berarti tempat bertemunya para pembeli dan penjual agar bisa melakukan transaksi ekonomi. Pasar tidak merujuk ke lokasi atau tempat tertentu. Ini disebabkan karena pasar tidak memiliki batas geografis.

Dalam hal ini, pasar lebih merujuk ke seluruh kegiatan penawaran serta permintaan tenaga kerja, surat berharga, modal dan juga uang.

Pengertian Pasar Menurut Para Ahli

Selain pengertian pasar secara umum, para ahli juga punya pendapat yang beragam tentang arti dari pasar. Berikut adalah pengertian pasar dari beberapa orang ahli:

1. Menurut Pendapat Kotler dan Amstrong

Mereka berpendapat jika pasar adalah seperangkat pembeli aktual serta potensial dari suatu produk atau jasa. Ukuran pasar ini akan tergantung dari jumlah orang yang memperlihatkan kebutuhan dan punya kemampuan dalam pertukaran.

Banyak pemasar yang memandang penjual sebagai industri serta pembeli sebagai pasar. Ketika penjual mengirim produk atau jasa yang diproduksi serta berkomunikasi atau menyampaikan ke pasar. Sebagai gantinya, mereka akan menerima uang serta informasi dari pasar.

2. Menurut Pendapat W.Y. Stanton

Ia berpendapat jika pasar merupakan tempat yang berguna untuk merencanakan, mempromosikan, menentukan dan mendistribusikan jasa serta barang. Dalam hal ini, ia lebih mengedepankan kepuasan dari apra pembeli.

3. Menurut Pendapat Philip dan Duncanadan

Mereka berpendapat jika pasar merupakan sesuatu yang dipakai untuk menempatkan barang yang diperlukan konsumen. Mereka meyakini jika pasar merupakan tempat untuk meletakkan barang agar bisa dibeli para konsumen.

4. Menurut Pendapat H. Nystrom

Ia berpendapat jika pasar adalah tempat tertentu yang dipakai untuk menyalurkan barang serta jasa dari produsen ke konsumen. Bisa dikatakan jika pasar adalah tempat untuk bertransaksi barang atau jasa antar produsen dan konsumen.

5. Menurut Pendapat William J. Stanton

Ia berpendapat jika pasar adalah tempat sekumpulan orang yang mau membelanjakan uang miliknya. Bisa dikatakan jika pasar merupakan tempat untuk berkegiatan jual beli memakai alat pertukaran berupa uang.

6. Menurut Pendapat Handri Ma’aruf

Pendapat Handri Ma’aruf menyatakan jika pasar memiliki 3 pengertian, yakni:

  • Pasar dalam arti tempat: Tempat penjual atau produsen bertemu dengan pembeli atau konsumen.
  • Pasar dalam arti interaksi permintaan serta penawaran: Pasar sebagai tempat transaksi jual beli terjadi.
  • Pasar dalam arti kelompok anggota masyarakat yang punya daya beli dan kebutuhan: Merujuk pada 2 hal yakni kebutuhan serta daya beli. Bisa diartikan jika pasar merupakan orang yang mengingini suatu barang atau jasa dan mampu untuk membelinya.

7. Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia

Di dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, pasar berarti tempat berjual beli yang dilakukan perkumpulan dan lainnya untuk mencari derma. Selain itu, pasar juga diartikan sebagai tempat pertunjukkan yang dilakukan malam hari untuk beberapa hari.

Ciri-Ciri Pasar

  • Ada calon penjual dan pembeli.
  • Ada barang atau jasa yang mau diperjualbelikan.
  • Ada proses permintaan dan penawaran dari kedua pihak.
  • Ada interaksi antar pembeli dan penjual secara langsung atau tidak langsung.

Fungsi Pasar

Berikut ini merupakan beberapa fungsi pasar, diantaranya akan dijelaskan berikut ini:

  • Sebagai Sarana Distribusi: Pasar berguna sebagai tempat distribusi produk karena terdapat banyak konsumen. Sementara penjual sebagai distributor merupakan barang yang dijual dan tidak diproduksi sendiri. Tujuannya adalah supaya proses penyaluran barang serta jasa dari produsen ke konsumen bisa dilakukan dengan lancar.
  • Untuk Menetapkan Nilai: Pasar berguna untuk menetapkan harga barang atau jasa tertentu yang sesuai dengan permintaan serta penawaran di pasar yang sudah disepakati antara produsen dan konsumen.
  • Sebagai Sarana Promosi: Pasar juga berfungsi untuk tempat produsen memasarkan hasil produksi ke calon konsumen atau pembeli.

Macam Macam Pasar

1. Pasar Barang atau Output

Pasar barang atau disebut dengan output merupakan pasar untuk jual beli barang serta jasa yang menjadi output atau hasil kegiatan produksi. Pasar output sendiri punya 2 struktur, yakni:

  • Pasar Persaingan Sempurna

Pasar persaingan sempurna biasa disebut dengan bentuk struktur pasar yang paling ideal. Pasar persaingan sempurna punya banyak pembeli serta penjual sehingga harga pasar tidak bisa dipengaruhi perorangan.

  • Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pasar persaingan tidak sempurna merupakan saat ketika ada satu atau beberapa ciri pasar persaingan sempurna yang tidak terpenuhi. Bentuk pasar persaingan tidak sempurna diantaranya adalah oligopoli, monopoli, pasar persaingan monopolistik, pasar oligopsoni serta pasar monopsoni.

Baca Juga :  Pengertian Bahasa : Sejarah, Fungsi, Konsep, Manfaat, Karakteristik dan Struktur
Baca Juga :  Terms and Conditions : Pengertian, Fungsi, Manfaat dan Contoh Cara Membuat

2. Pasar Sumber Daya atau Input

Pasar sumber daya atau input merupakan pasar untuk jual beli faktor produksi yang diperlukan produsen. Permintaan sumber daya atau faktor produksi hadir dari pihak produsen sebagai modal memproduksi barang atau jasa.

Faktor produksi di dalam pasar input adalah pasar sumber daya alam, pasar sumber daya manusia atau tenaga kerja, pasar sumber daya modal serta pasar sumber daya kewirausahaan.

Bentuk Pasar Berdasarkan Area

1. Pasar Daerah

Jenis pasar yang pertama adalah pasar daerah. Pasar daerah akan menjual serta membeli berbagai produk yang ada dalam sebuah daerah tempat produk tersebut dihasilkan. Intinya, pasar daerah merupakan pasar yang melayani permintaan serta penawaran di dalam sebuah daerah.

2. Pasar Lokal

Pasar lokal merupakan pasar yang proses membeli dan menjual produk ada di dalam sebuah kota tempat produk tersebut dihasilkan. Bisa dikatakan jika pasar lokal akan melayani permintaan serta penawaran dari satu kota.

3. Pasar Nasional

Pasar nasional merupakan pasar yang berguna untuk membeli serta menjual produk dari dalam satu negara tempat produk tersebut dihasilkan. Bisa dikatakan jika pasar nasional akan melayani permintaan serta pernjualan di dalam negeri saja.

4. Pasar Internasional

Pasar internasional merupakan pasar yang membeli serta menjual produk dari beberapa negara. Bisa dikatakan jika luas jangkauan pasar ini sampai ke seluruh dunia.

Tipe Pasar Berdasarkan Jenis

  • Pasar Konkret: Pasar konkret merupakan pasar tempat para pembeli dan penjual bertemu secara langsung untuk bertransaksi jual beli jasa atau barang.
  • Pasar abstrak: Pasar abstrak merupakan lokasi bertemunya penjual dan pembeli supaya bisa bertemu secara tidak langsung atau langsung. Sedangkan untuk barang yang ditawarkan biasanya hanya berbentuk contoh saja.

Jenis Pasar Berdasarkan Waktu

  • Pasar harian: Pasar harian merupakan jenis pasar tempat bertemunya penjual dan pembeli yang dilakukan setiap hari.
  • Pasar mingguan: Pasar mingguan merupakan pasar yang dilakukan hanya satu bulan sekali dan biasanya ada di daerah tertentu.
  • Pasar tahunan: Pasar tahunan merupakan jenis pasar yang hanya diselenggarakan sebanyak satu kali dalam satu tahun,.

Kategori Pasar Berdasarkan Bentuknya

1. Pasar Persaingan Sempurna

Pasar persaingan sempurna merupakan bentuk interaksi antar permintaan serta penawaran yang ditandai jumlah produsen serta konsumen dalam jumlah banyak dan tidak terbatas. Ciri-ciri pokok pasar persaingan sempurna diantaranya adalah:

  • Ada banyak penjual serta pembeli.
  • Produknya homogen atau sama persis.
  • Bebas untuk masuk dan keluar pasar.
  • Penjual dan pembeli sudah mengetahui kondisi pasar dengan sempurna.
  • Faktor produksi bergerak bebas.
  • Tidak ada campur tangan dari pemerintah.
  • Setiap penjual hanya berperan sebagai penerima harga atau price taker.
  • Kurva permintaan yang dihadapi setiap penjual secara individual akan berbeda dengan kurva permintaan pasar.
  • Produsen tidak terlalu bersaing antara satu dengan yang lain sebab adanya homogenitas produk serta banyak produsen.
  • Barang yang ditawarkan penjual akan laku berapa pun jumlahnya tanpa penurunan harga.

Kelebihan pasar persaingan sempurna diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Tidak terlihat kegiatan saling bersaing antar penjual.
  • Penjual tidak melakukan persaingan harga dengan maksud merebut pasar sebab harga pasar merupakan sesuatu yang harus diterima setiap produsen.
  • Informasi tentang pasar sudah diketahui saingan usaha. Sementara usaha untuk bersaing dengan perusahaan lain juga tidak menghasilkan apa pun sebab jumlah saingannya terbatas.
  • Konsumen tidak perlu melakukan tawar menawar harga barang sebab harga tidak terpengaruh dengan apa pun.

Selain memiliki kelebihan, pasar persaingan sempurna juga tentunya memiliki kekurangan. Berikut adalah beberapa kekurangan dari pasar persaingan sempurna.

  • Homogenitas yakni barang susah didapat sebab konsumen sering datang ke pasar heterogen atau terdapat banyak pilihan alternatif.
  • Harga tidak bisa ditawar.
  • Kemajuan ilmu, teknologi serta informasi menyebabkan kualitas dan kuantitas mengalami kemajuan. Ini kemudian mengakibatkan harga tidak bisa dipengaruhi pedagang.
  • Keuntungan maksimal yang bisa didapat pedagang sudah bisa diprediksi sejak awal sebab harga tidak bisa dipengaruhi pedagang.
  • Pasar gelap atau black market bisa datang kapan saja.

2. Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pasar persaingan tidak sempurna merupakan pasar dengan jumlah penjual serta pembeli yang tidak seimbang dan tidak sebanding. Berikut adalah beberapa bentuk persaingan pasar tidak sempurna:

Pasar Monopoli

Pasar monopoli merupakan bentuk interaksi antar pemerintah dengan penawar yang ditandai hanya satu produsen atau penjual di pasar dan berhadapan dengan permintaan semua konsumen atau pembeli. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan pasar monopoli terus tumbuh, seperti:

  • Ada perlindungan dari pemerintah untuk berusaha tunggal.
  • Pemberian lisensi dari pemerintah untuk usaha tunggal.
  • Punya modal besar sehingga tidak bisa disaingi perusahaan lain.
  • Menguasai bahan mentah yang strategis.
  • Produk didapat secara alami sebab disukai konsumen.
  • Pasar tidak luas sebab hanya ada satu penjual yang bisa melayani konsumen dengan maksimal.
Baca Juga :  Pengertian Transportasi : Sejarah, Fungsi, Manfaat, Jenis, Prasarana dan Contoh

Sedangkan beberapa ciri dari pasar monopoli diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Hanya terdapat satu penjual namun banyak pembeli.
  • Tidak ada perusahaan yang bisa membuat barang subsitusi sempurna.
  • Halangan lumayan kuat untuk bisa masuk ke pasar monopoli dari segi penguasaan sumber daya alam, biaya produksi yang tidak efisien sampai peraturan yang berasal dari pemerintah.
  • Pembeli tidak punya pilihan lain ketika membeli barang.
  • Keuntungan hanya berpusat di satu perusahaan saja.
Baca Juga :  Pengertian Negara Berkembang : Karakteristik, Indikator, Faktor, Dampak dan Contoh

Ada beberapa kelebihan yang bisa diperoleh dari pasar monopoli dan berikut beberapa diantaranya:

  • Keuntungan yang bisa didapat penjual lumayan tinggi.
  • Untuk produk yang menguasai hidup orang biasa.

Selain memiliki kelebihan, pasar monopoli juga memiliki beberapa kekurangan, seperti:

  • Pembeli tidak punya pilihan lain ketika membeli barang.
  • Keuntungan hanya terpusat di satu perusahaan.
  • Terjadi eksploitasi pembeli.

Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli merupakan bentuk interaksi permintaan dengan penawaran dan akan ada beberapa penjual atau pembeli yang menguasai semua permintaan pasar tersebut. Beberapa ciri dari pasar oligopoli diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Ada beberapa penjual atau produsen yang menguasai pasar.
  • Barang yang diperjualbelikan bisa homogen dan ada juga yang berbeda corak atau differenteated product.
  • Ada halangan masuk yang lumayan kuat untuk perusahaan di luar pasar supaya bisa masuk ke dalam pasar.
  • Satu dari oligopoli adalah market leader yakni penjual yang punya pangsa pasar paling besar.

Oligopoli sendiri terdiri dari dua jenis yakni oligopoli murni atau pure oligopoli dan juga oligopoli dengan perbedaan atau differenteated product:

  • Oligopoli murni atau pure oligopoli: Ditandai dengan beberapa perusahaan yang menjual produk homogen.
  • Oligopoli dengan pembedaan atau differenteated product: Ditandai dengan beberapa perusahaan yang menjual produk yang bisa dibedakan.

Meski begitu, ada beberapa dampak negatif pada perekonomian yang bisa terjadi karena oligopoli. Berikut beberapa diantaranya:

  • Keuntungan terlalu besar untuk produsen dalam jangka panjang.
  • Terjadi inefisiensi produksi.
  • Eksploitasi pada konsumen serta karyawan perusahaan.
  • Harga tinggi yang sulit untuk turun sehingga bisa menyebabkan inflasi kronis.

Pasar Persaingan Monopolistik

Pasar persaingan monopolistik merupakan bentuk interaksi antar permintaan serta penawaran yang didalamnya terdapat beberapa penjual yang menawarkan barang sama namun dengan ciri khusus yang berbeda. Beberapa ciri dari pasar persaingan monopolistik diantaranya adalah:

  • Ada banyak produsen atau penjual di pasar.
  • Barang yang diperjualbelikan adalah differentiated product.
  • Penjual punya kekuatan monopolis atas barang produksi miliknya sendiri.
  • Untuk bisa memenangkan persaingan, maka setiap produsen atau penjual akan aktif melakukan promosi iklan.
  • Keluar masuk pasar lebih mudah jika dibandingkan dengan pasar oligopoli.
  • Jumlah perusahaan sangat kecil jika dibandingkan dengan output total.

Untuk beberapa kelebihan pasar persaingan monopolistik diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Produsen akan terpacu untuk terus berkreativitas.
  • Penjual tidak sebanyak seperti yang ada di pasar persaingan sempurna.
  • Pembeli tidak mudah berpindah dari produk yang digunakan.

Selain memiliki kelebihan, pasar persaingan monopolistik juga memiliki kekurangan dan berikut diantaranya:

  • Biaya cukup mahal untuk ke pasar monopolistik sebab untuk masuk ke pangsa pasar tertentu diperlukan riset serta pengembangan produk.
  • Persaingan cukup berat sebab pasar didominasi dengan produk yang sudah memiliki nama.

Pasar Monopsoni

Pasar monopsoni merupakan bentuk pasar yang dikuasai suatu badan, orang atau lembaga pembeli dengan penawaran dari beberapa produsen atau penjual.

Pasar Oligopsoni

Pasar oligopsoni merupakan bentuk pasar yang sudah dikuasai dua orang lebih pembeli dengan penawaran yang berasal dari beberapa produsen atau penjual.

Jenis Pasar Berdasarkan Bentuk Fisiknya

  • Pasar konkret atau pasar nyata: Tempat bertemunya pembeli dan penjual yang melakukan transaksi secara langsung. Sedangkan barang yang diperjualbelikan juga tersedia di pasar.
  • Pasar abstrak atau pasar tidak nyata: Terjadinya transaksi antara penjual dan pembeli hanya lewat dari internet, telepon dan lainnya berdasarkan contoh barang seperti pasar modal dan telemarket.

Status Pasar

Status pasar adalah pasar resmi dan pasar tidak resmi atau liar. Pasar resmi merupakan pasar serta tempat berjualan umum yang ditetapkan pemerintah daerah yang didalamnya ada pertemuan antar penjual dan pembeli untuk melakukan penawaran serta permintaan barang atau jasa.

Karena lokasinya ditetapkan pemerintah daerah, maka lokasi bangunan pasar sudah memenuhi persyaratan perencanaan kota atau teknis bangunan. Sedangkan pasar tidak resmi atau liar pengertiannya sama akan tetapi statusnya ilegal atau berbeda.

Sumber Referensi

https://id.wikipedia.org/wiki/Pasar
https://salamadian.com/pengertian-pasar/
https://www.zonareferensi.com/pengertian-pasar/
https://www.dosenpendidikan.co.id/pengertian-pasar/
https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-pasar/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending

Artikel Serupa