Home Teknologi Komputer Topologi Star : Pengertian, Kelebihan, Kekurangan dan Contoh

Topologi Star : Pengertian, Kelebihan, Kekurangan dan Contoh

0

Topologi star telah menjadi topologi fisik yang banyak digunakan pada LAN.

Topologi bintang ini pertama kali dipopulerkan oleh ARCNET yang kemudian diadopsi oleh Ethernet.

Pada topologi jaringan ini setiap node terhubung langsung ke perangkat pusat seperti hub atau switch.

Baca juga : Cara Kerja Internet – Penjelasan Jaringan Sederhana

Pengertian Topologi Star

Secara umum pengertian Topologi star adalah topologi jaringan di mana setiap perangkat dihubungkan ke node pusat seperti hub dan switch.

Keterikatan bagian bagian jaringan ini ke perangkat pusat secara visual direpresentasikan dalam bentuk yang mirip dengan simbol bintang.

Sistem dalam topologi bintang antara komputer tidak langsung terhubung satu sama lain, melainkan meneruskan pesan ke inti pusat seperti switch ataupun hub yang kemudian meneruskan pesan ke semua sistem lain atau sistem tujuan tertentu tergantung pada desain jaringan.

Topologi ini sering digunakan pada sistem jaringan LAN karena mudah diterapkan. Penggunaan kabel juga tidak banyak menyesuaikan jumlah perangkat yang digunakan.

Dalam konfigurasi topologi bintang, setiap node terhubung ke perangkat keras jaringan pusat, seperti hub dan switch.

Perangkat jaringan pusat bertindak seperti server penghubung dan perangkat periferal bertindak sebagai klien.

Dalam pengaturan topologi star bisa menggunakan kabel jaringan koaksial dan RJ-45, tergantung pada jenis kartu jaringan yang dipasang di setiap komputer.

Baca Juga : Pengertian Internet – Sejarah, Tujuan, Fungsi, Jenis, Cara Kerja dan Contoh Manfaat

Kelebihan Topologi Star

  • Saat satu perangkat komputer terhubung tidak berfungsi maka yang lainnya akan tetap berfungsi.
  • Memiliki kinerja tinggi karena tidak ada tabrakan data yang dapat terjadi.
  • Biaya perancangan lebih murah karena setiap perangkat hanya membutuhkan satu port I/O yang dihubungkan dengan hub satu link.
  • Jaringan tolopogi star ini lebih mudah dirancang daripada tolopogi jenis lainnya.
  • Memiliki daya tahan yang kuat dan lebih awet.
  • Keuntungan topologi bintang yaitu deteksi masalah jaringan yang mudah diidentifikasi.
  • Tidak ada gangguan pada jaringan saat menghubungkan atau melepas perangkat komputer.
  • Setiap perangkat hanya membutuhkan satu port untuk dihubungkan ke hub berbeda dengan topologi full mesh yang butuh banyak port untuk satu perangkat komputer.
  • Jumlah kabel yang diperlukan untuk memasangnya sesuai dengan jumlah perangkat yang dihubungkan.

Baca Juga : Pengertian WWW – Sejarah, Fungsi dan Perkembangan

Kekurangan Topologi Star

  • Membutuhkan lebih banyak kabel daripada bus linier.
  • Jika perangkat jaringan penghubung seperti switch dan hub bermasalah, maka komunikasi jaringan antar perangkat komputer juga akan ikut bermasalah.
  • Lebih mahal daripada topologi bus linier karena memerlukan perangkat jaringan lain seperti switch dan hub yang menambah biaya perancangan jaringan.
  • Jika hub rusak maka tidak ada perangkat komputer yang terhubung tidak dapat melakukan komunikasi data dalam jaringan.
  • Hub membutuhkan lebih banyak sumber daya dan perawatan rutin karena merupakan pusat topologi star.
  • Kinerja didasarkan pada satu konsentrator pusat saja yaitu hub ataupun switch.

Baca Juga : Protokol (Komputer) – Pengertian, Fungsi, Macam Jenis, Susunan, Tipe dan Contoh

Cara Kerja Topologi Jaringan Star

IDE: Pengertian, Manfaat, dan Contoh Fitur Terlengkap (Sumber: Fotis Fotopulos, Unsplash)

Karena Topologi Jaringan Star menggunakan hub terpusat, hub tersebut bertanggung jawab untuk mengontrol komunikasi antar perangkat.

Namun, ada beberapa cara berbeda agar hub pusat dapat mengelola komunikasi ini.

Misalnya, hub Ethernet adalah perangkat jaringan yang hanya mendengarkan komunikasi dikirimkan oleh perangkat komputer terhubung yang berbeda dan kemudian mentransmisi ulang atau menyiarkan pesan ke semua perangkat komputer yang terhubung.

Hal ini merupakan bentuk paling sederhana dari perangkat jaringan hub, karena hanya harus mengulang pesan ke semua perangkat komputer lain yang terhubung.

Tetapi metode ini dapat menjadi tidak efisien, karena setiap komunikasi dikirim ke semua perangkat komputer dan bukan hanya kepada komputer tujuan saja.

Jika terlalu banyak perangkat yang berkomunikasi di hub, jumlah lalu lintas siaran dapat dengan cepat mengurangi throughput jaringan.

Pada kondisi seperti itu, hub Ethernet secara fisik memang terlihat seperti topologi jaringan bintang tetapi beroperasi seperti topologi jaringan bus tradisional.

Switch Ethernet mungkin terlihat seperti hub Ethernet dari perspektif pengkabelan fisik, tetapi jauh lebih canggih dalam hal bagaimana perangkat terpusat menangani transmisi komunikasi ke perangkat yang dimaksud.

Perangkat jaringan Switch menghilangkan kebutuhan untuk menyiarkan komunikasi ke semua komputer terhubung pada jaringan bintang.

Switch Ethernet sederhananya memiliki fungsi yang sama seperti hub Ethernet namun dengan manfaat tambahan dari efisiensi transportasi jaringan yang lebih baik.

Video Cara Membuat Topologi Star Dengan Cisco Packet Tracer

Sumber Referensi

https://www.techopedia.com/definition/13335/star-topology
https://www.techtarget.com/searchnetworking/definition/star-network

[Total: Rata-rata: ]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version