26 C
Semarang
Wednesday, November 30, 2022

Pengertian WiFi – Sejarah, Fungsi, Macam Jenis dan Contoh Manfaat

Adam Muiz
Adam Muizhttps://adammuiz.com/
The only thing I know is that on the other side of a decision, I'm there. And if I'm there, no matter what path I go, there'll always be something to love.

Artikel Pilihan

Wi-Fi merupakan teknologi nirkabel yang saat ini banyak digunakan untuk menghubungkan komputer, tablet, smartphone, dan perangkat lain ke internet.[1]

Beberapa sumber yang menganggap bahwa WiFi merupakan singkatan dari Wireless Fidelity, namun sebenarnya kata Wi-Fi bukanlah akronim dari apapun.[2]

WiFi yang juga ditulis Wi-Fi umumnya kita sering temui untuk penggunaan jaringan pada sebuah area terbatas yang lebih dikenal dengan istilah WLAN (Wireless Local Area Network).

Berbeda dari LAN yang didefinisikan jaringan area lokal dengan menggunakan media kabel, WLAN merupakan jaringan area lokal yang terhubung tanpa menggunakan kabel.[3]

Apa perbedaan antara WLAN dan Wi-Fi?

“WLAN merupakan jaringan yang menggunakan teknologi radio untuk menghubungkan node jaringan. Wi-Fi di sisi lain, hanyalah spesifikasi nirkabel dan salah standar koneksi WLAN.” techtarget.com

Apa Itu WiFi ?

Bagi banyak orang istilah Wi-Fi lebih identik dengan “Internet”, tetapi untuk lebih akuratnya itu hanya standar koneksi nirkabel.

Walaupun wifi umumnya difungsikan untuk menghubungkan perangkat berkemampuan nirkabel ke perangkat lain seperti router untuk mendapatkan akses internet, namun tujuannya yaitu sekedar sebagai komunikasi data.

Wi-Fi pada dasarnya merupakan radio digital yang menggunakan frekuensi antara 2 gigahertz dan 5 gigahertz dalam spektrum elektromagnetik, yang berada di sekitar area yang sama dengan oven microwave.[4]

Baca Juga : Gelombang Mikro – Pengertian, Macam Jenis dan Contoh Manfaat

Pengertian WiFi

Secara umum definisi Wi-Fi adalah protokol jaringan nirkabel yang digunakan perangkat untuk berkomunikasi secara langsung tanpa menggunakan koneksi kabel.

Masyarakat awam sering menganggap WiFi merupakan sumber dari koneksi internet, padahal wifi juga dapat digunakan untuk komunikasi data antar jaringan lokal tanpa terhubung di internet.

Sebagian besar perangkat modern mendukung Wi-Fi sehingga perangkat dapat bergabung dengan perangkat jaringan lain seperti router untuk mendapatkan akses internet dan berbagi sumber daya jaringan.[5]

Jaringan Wi-Fi beroperasi dalam rentang frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz, yang berarti tidak mengganggu jaringan nirkabel terdekat lainnya yang beroperasi pada frekuensi (atau bandwidth) yang sama tersebut.[6]

Sejarah Penemuan

Jaringan nirkabel yang disebut ALOHAnet dibuat pada tahun 1971 yang menghubungkan pulau-pulau besar Hawaii.

Tetapi pada tahun 1991 NCR Corporation (yang dimulai sebagai perusahaan kasir) dan AT&T (yang dimulai sebagai perusahaan telepon) menciptakan pendahulu Wi-Fi sebagai cara menghubungkan mesin kasir yang disebut WaveLAN.

Penemu Wifi

Vic Hayes disebut sebagai “bapak Wi-Fi” karena dia memimpin komite IEEE yang menciptakan standar 802.11 pada tahun 1997.

Bahkan sebelum publik mendengar tentang Wi-Fi, Hayes telah menetapkan standar yang membuat Wi-Fi layak.[14]

Hal ini menjadi sangat populer sehingga akhirnya Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) menciptakan standar 802.11 yang sekarang kita kenal sebagai WiFi.

Pada tahun 1999, Wi-Fi Alliance dibentuk sebagai asosiasi perdagangan untuk memegang kendali merek dagang Wi-Fi.[4]

“Wi-Fi CERTIFIED” merupakan nama dan merek dagang Wi-Fi Alliance yang hanya boleh digunakan saat produk-produk Wi-Fi telah menyelesaikan uji coba sertifikasi interoperabilitas.

Baca Juga : Pengertian Bluetooth – Macam Versi, Fungsi dan Contoh Penggunaan

Perkembangan WiFi

Sejarah WiFi

Wi-Fi merupakan salah satu teknologi jaringan yang memanfaatkan gelombang radio sehingga memungkinkan transfer data berkecepatan tinggi melalui jarak tertentu.

Teknologi Wi-Fi mulai dikembangkan setelah keputusan tahun 1985 oleh U.S. Federal Communications Commission yang merilis pita spektrum radio pada 900 megahertz (MHz), 2,4 gigahertz (GHz), dan 5,8 GHz untuk penggunaan bebas izin oleh siapa pun.

Perusahaan teknologi mulai membangun jaringan dan perangkat nirkabel untuk memanfaatkan spektrum radio yang baru tersedia, tetapi tanpa standar nirkabel umum, pergerakan terbagi-bagi (terfragmentasi), karena perangkat dari pabrikan yang berbeda jarang kompatibel.

Akhirnya, sebuah komite pemimpin industri datang dengan standar umum, yang disebut 802.11, yang disetujui oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) pada tahun 1997.

Dua tahun kemudian sekelompok perusahaan besar membentuk Wireless Ethernet Compatibility Alliance (WECA) saat ini bernama Wi-Fi Alliance, sebuah organisasi nirlaba global yang dibuat untuk mempromosikan standar nirkabel baru.

WECA menamai teknologi baru ini dengan sebutan Wi-Fi (Wi-Fi bukan singkatan dari “wireless fidelity”; nama tersebut dibuat oleh firma pemasaran yang disewa oleh WECA dan dipilih karena suaranya yang menyenangkan dan kemiripannya dengan “hi-fi” [high-fidelity]).

Standar IEEE selanjutnya untuk Wi-Fi telah diperkenalkan sehingga memungkinkan bandwidth yang lebih besar.

Standar 802.11 yang asli mengizinkan kecepatan transmisi data maksimum hanya 2 megabit per detik (Mbps); 802.11ax, dijuluki Wi-Fi 6 oleh Wi-Fi Alliance dan diperkenalkan pada 2019, memiliki kecepatan teoritis maksimum 9,6 gigabit per detik (Gbps).[7]

Baca Juga : Gelombang Radio – Pengertian, Jenis, Fungsi dan Contoh

Fungsi WiFi

WiFi menggunakan frekuensi radio, atau gelombang radio, untuk berkomunikasi antar perangkat; frekuensi diukur dalam gigahertz (GHz).

WiFi menggunakan pita frekuensi 2.4GHz atau 5GHz untuk sinyal. Ada perangkat dual-band yang memungkinkan pengguna memilih frekuensi mana yang ingin digunakan untuk jaringan WiFi.

Perbedaan antara pita frekuensi adalah jangkauan dan bandwidth yang diberikan. Pita 2,4 GHz menyediakan lebih banyak jangkauan WiFi dengan kecepatan lebih lambat. Sebaliknya, 5GHz mentransmisikan data pada kecepatan yang lebih cepat dengan cakupan yang lebih sedikit.

Setiap pita frekuensi WiFi memiliki beberapa saluran di dalamnya sehingga perangkat terhubung dapat mengirim dan menerima data.

Tujuan dari saluran WiFi adalah untuk mengurangi interferensi dan tumpang tindih antara perangkat WiFi kita dan perangkat WiFi pengguna lainnya. Interferensi dan tumpang tindih dapat menyebabkan kecepatan internet melambat.

Perangkat WiFi secara otomatis mengakses saluran WiFi sendiri. Jika ingin memeriksa saluran mana yang digunakan, atau mengubah saluran, kita dapat menggunakan aplikasi seperti WiFi Overview 360, WiFi Analyzer, atau WiFi Router Booster.[8]

Baca Juga : Inframerah – Pengertian, Sejarah, Manfaat, Kegunaan dan Contoh Fungsi

Cara Kerja WiFi

Frekuensi Wifi - Cara Kerja WiFi

Di bawah standar Wi-Fi IEEE, pita frekuensi yang tersedia dibagi menjadi beberapa saluran terpisah.

Saluran ini tumpang tindih dalam frekuensi, dan karena itu Wi-Fi menggunakan saluran yang berjauhan.

Dalam masing-masing saluran ini, Wi-Fi menggunakan teknik “spread spectrum” di mana sinyal dipecah menjadi beberapa bagian dan ditransmisikan melalui beberapa frekuensi.

Spread spectrum memungkinkan sinyal ditransmisikan pada daya per frekuensi yang lebih rendah dan juga memungkinkan beberapa perangkat menggunakan pemancar Wi-Fi yang sama.

Karena sinyal Wi-Fi sering ditransmisikan melalui jarak pendek (biasanya kurang dari 100 meter) di lingkungan dalam ruangan, sinyal tersebut dapat memantul ke dinding, perabotan, dan rintangan lainnya, sehingga tiba pada interval waktu yang berbeda dan menyebabkan masalah yang disebut interferensi multipath.

Wi-Fi mengurangi interferensi multipath dengan menggabungkan tiga cara berbeda untuk mentransmisikan sinyal (dalam metode yang dikembangkan oleh insinyur Australia John O’Sullivan dan kolaborator).

Popularitas Wi-Fi terus meningkat, Wi-Fi memungkinkan jaringan area lokal (LAN) beroperasi tanpa kabel dan kabel, menjadikannya pilihan populer untuk penggunaan jaringan di rumah dan bisnis.

Wi-Fi juga dapat digunakan untuk menyediakan akses Internet broadband nirkabel untuk banyak perangkat gadget modern, seperti laptop, smartphone, komputer tablet, dan konsol game elektronik.

Perangkat berkemampuan Wi-Fi dapat terhubung ke Internet saat berada di dekat area yang memiliki akses Wi-Fi, yang disebut “hotspot”.

Hotspot telah menjadi hal umum, dan tersedia pada banyak tempat umum seperti bandara, hotel, toko buku, dan kedai kopi yang menawarkan akses Wi-Fi.

Beberapa kota telah membangun jaringan Wi-Fi gratis pada beberapa titik lokasi. Versi Wi-Fi yang disebut Wi-Fi Direct memungkinkan konektivitas antar perangkat tanpa LAN.[7]

Contoh Manfaat WiFi

Beberapa contoh yang bisa didapat dari penggunaan WiFi di lingkungan rumah yaitu antara lain sebagai berikut ini :

  • Kebebasan untuk mengakses Internet dengan terhubung router dari mana saja, sehingga pengguna dapat memindahkan perangkat di sekitar rumah dalam jangkauan sinyal WiFi.
  • Kemampuan untuk mengakses perangkat lain yang terhubung ke jaringan, misalnya beberapa komputer dapat menggunakan satu printer tanpa harus menggunakan koneksi kabel.
  • Akses ke Internet pada perangkat seperti SmartPhone dan Tablet untuk mengunduh file, musik, film, dan aplikasi, atau menjelajahi web.
  • Bebas dari kerumitan daripada memasang koneksi kabel di ruangan yang berbeda.[1]

Baca Juga : Jenis Jenis Jaringan Komputer dan Contoh

Macam Jenis WiFi

Macam Jenis WiFi

Sejak awal penemuan WiFi, ada banyak sekali standar WiFi baru yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan WiFi dan jangkauan WiFi.

Pada tahun 2009, standar WiFi 802.11n (juga dikenal sebagai WiFi 4) dirilis, yang merupakan standar pertama yang beroperasi di pita frekuensi WiFi 2,4 GHz dan 5 GHz.

Sejak itu, sebagian besar router telah beralih dari single-band ke dual-band, yang berarti mereka dapat memilih antara dua band frekuensi WiFi untuk mengirimkan sinyal nirkabel.

Jadi, bagaimana perbedaan pita frekuensi WiFi ini, dan perangkat nirkabel mana yang harus digunakan?

Apa itu pita frekuensi WiFi?

Sebelum kita membahas perbedaan antara dua pita frekuensi WiFi, mari kita bicara tentang apa sebenarnya pita frekuensi (frequency bands) itu.

Pita frekuensi adalah rentang frekuensi gelombang radio yang digunakan untuk mengirimkan data dalam spektrum nirkabel, dan selanjutnya dapat dipecah menjadi saluran WiFi.

Semakin tinggi frekuensi, semakin cepat transmisi data dan semakin pendek jangkauan sinyal.

Pita frekuensi WiFi adalah rentang frekuensi dalam spektrum nirkabel yang ditujukan untuk membawa WiFi: 2,4 GHz dan 5 GHz.

Kuncinya di sini adalah bahwa pita frekuensi WiFi tidak berlisensi (yaitu, mereka tidak memerlukan izin khusus untuk digunakan).

Inilah yang membuat WiFi lebih rentan terhadap gangguan, dan itulah sebabnya jaringan rumah dan perangkat yang terhubung mungkin mengalami sinyal yang buruk.[9]

Perbedaan WiFi 2,4 GHz dan WiFi 5 GHz

Perbedaan WiFi 2,4 GHz dan WiFi 5 GHz

Ada empat perbedaan utama antara pita WiFi 2,4 GHz dan pita WiFi 5 GHz:

  1. Jangkauan Jaringan : Dalam hal jangkauan jaringan WiFi, pita 2,4 GHz memiliki jangakuan lebih luas daripada pita 5 GHz. Frekuensi rendah yang ditransmisikan Wi-Fi pita 2,4 GHz dapat lebih mudah menembus benda padat, dengan demikian sinyal dapat ditransmisikan dengan lebih baik ke seluruh ruangan rumah.
  2. Kecepatan Jaringan : WiFi dengan pita frekuensi 5 GHz memiliki jangkauan yang lebih pendek, namun memiliki kecepatan WiFi yang jauh lebih cepat jika dibandingkan pita 2,4 GHz. Sebagai perbandingan, WiFi pita 2,4 GHz memiliki kecepatan sekitar 450 Mbps sampai 600 Mbps, sedangkan WiFi 5 GHz akan mendukung kecepatan hingga sekitar 1300 Mbps. Dalam bahasan ini jenis router yang dimiliki tentu saja akan ikut menentukan kecepatan WiFi yang bisa dicapai.
  3. Interferensi Saluran Bersama : Pada pita 2,4 GHz, pengguna memiliki opsi untuk memilih dari sebanyak 11 saluran WiFi, yang mana 3 di antaranya tidak tumpang tindih. Sedangkan pada pita 5 GHz, memiliki opsi untuk memilih dari sebanyak 45 saluran WiFi, yang mana 24 di antaranya tidak tumpang tindih. Pada saluran dimana mengalami tumpang tindih inilah yang menyebabkan gangguan pada jaringan WiFi. Sehingga dengan membandingkan antara dua pita frekuensi WiFi tersebut, dapat dengan mudah disimpulkan bahwa 5 GHz menyediakan ruang lebih sedikit untuk gangguan saluran bersama. Hal yang perlu digaris bawahi bahwa pada pita 2,4 GHz, pengguna tidak hanya menerima interferensi yang berasal dari jaringan WiFi lain, namun jumlah interferensi jaringan di sini juga berasal dari peralatan rumah tangga lain yang menggunakan 2,4 GHz sebagai frekuensi sinyal.
  4. Kompatibilitas Perangkat : Mempertimbangkan sebuah fakta bahwa standar WiFi 802.11n (WiFi 4) yang mana telah ada selama hampir satu dekade pada saat ini, sebagian besar teknologi nirkabel telah dibuat untuk mendukung pita 2,4 GHz dan 5 GHz. Tetapi, jika memiliki sebuah perangkat jaringan produksi lama dari pra-2009, terdapat kemungkinan besar perangkat tersebut hanya kompatibel dengan WiFi pita 2,4 GHz.[9]

Baca Juga : Cara Kerja Internet – Penjelasan Jaringan Sederhana

Urutan Versi WiFi

Versi WiFiPita FrekuensiFitur
WiFi 1
(1999)
2.4 GHzStandar IEEE 802.11b
Kecepatan : 1, 2, 5.5 dan 11 Mbps
Jangkauan : 38 meter (dalam ruangan), 140 meter (luar ruangan)
WiFi 2
(1999)
5 GHzStandar IEEE 802.11a
Kecepatan : 6, 9, 12, 18, 24, 36, 48 dan 54 Mbps
Jangkauan : 35 meter (di dalam ruangan) dan 120 meter (di luar ruangan)
WiFi 3
(2003)
2.4 GHzStandar IEEE 802.11g
Kecepatan : Sama seperti yang didukung oleh wifi-1 dan wifi-2
Jangkauan : Sama seperti yang didukung oleh wifi-1 dan wifi-2
WiFi 4
(2009)
2.4 GHz atau 5 GHzStandar IEEE 802.11n
Kecepatan : Maksimum hingga 150 Mbps
Jangkauan : 70 meter (dalam ruangan), 250 meter (luar ruangan)
WiFi 5
(2014)
5 GHzStandar IEEE 802.11ac
Kecepatan : 433 Mbits/detik(dengan 80 MHz dan 1 Spatial Streams(SS) ); 6.933 Gbits / detik (dengan 160MHz, 8 SS)
Jangkauan : 80 meter dengan 3 antena
WiFi 6
(2019)
2.4 GHz atau 5 GHzStandar IEEE 802.11ax
Kecepatan : 600.4 Mbits/detik (dengan 80 MHz, 1 SS); 9.6078 Gbits / detik (dengan 160 MHz, 8 SS)
Jangkauan : Lebih baik daripada router wifi-5 karena beamforming didukung di router wifi-6.
Tabel Urutan Versi Perkembangan WiFi[10], Tahun dan Pita Frekuensi[11]

WiFi Dual-Band

WiFi Dual-Band

Lebih banyak perangkat WiFi saat ini yang mampu dual-band, sementara banyak perangkat yang lebih tua (kuno) hanya mampu single-band dan hanya dapat terhubung ke jaringan 2,4 GHz.

Periksa spesifikasi perangkat WiFi untuk menentukan pita WiFi mana yang didukung. Jika perangkat kompatibel dengan 5 GHz, maka akan terlihat dua Nama Jaringan Gateway Nirkabel (SSID) dan memiliki opsi untuk menyambungkan ke 2,4 GHz atau 5 GHz (bila keduanya tersedia).

Karena perangkat WiFi hanya dapat terhubung ke satu jaringan WiFi pada satu waktu, kita mungkin bingung menentukan band mana yang harus dipilih. Tabel berikut memberikan panduan umum untuk membantu untuk memutuskan pita mana yang lebih baik, tergantung pada situasi yang kita butuhkan :

FiturDefinisi5 GHz2,4 GHzInformasi Lebih Lanjut
Kecepatan Lebih CepatKecepatan adalah tingkat transmisi data, atau bandwidthX5 GHz lebih baik untuk aplikasi yang membutuhkan bandwidth tinggi seperti streaming video.
Lebih Sedikit Gangguan WiFiInterferensi mengganggu sinyal WiFi dari gateway nirkabelXUmumnya, lebih sedikit gangguan akan meningkatkan kecepatan perangkat WiFi.
Jangkauan WiFi yang Lebih BaikRentang adalah jarak antara gateway nirkabel dan perangkat WiFiXSemakin jauh perangkat WiFi dari gateway nirkabel, semakin lemah sinyal WiFi. Umumnya, sinyal 2,4 GHz bergerak lebih jauh dari sinyal 5 GHz.
Perbandingan WiFi Dual-Band[1]

Bahaya WiFi Gratis (Publik)

Jika kamu suka internet gratisan dengan menghubungkan WiFi ke Hotspot publik yang biasanya tidak memiliki password maka kamu wajib waspada.

Beberapa jaringan mungkin dilengkapi dengan WiFi Packet Sniffer yang dapat berupa Perangkat Keras (Hardware) ataupun Perangkat Lunak (Software).

WiFi Packet Sniffer yang juga disebut sebagai Protocol Analyzer atau Packet Analyzer sebenarnya ditujukan untuk mencatat lalu lintas antara perangkat di jaringan.[12]

Namun Sniffer juga dapat dimanfaatkan untuk melihat WiFi Packet seperti data penting contoh password yang digunakan dalam login disebuah web.

Bahaya WiFi Publik

“Wifi publik (Hotspot) yang tidak jelas siapa pemiliknya dapat dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab untuk melihat (mencuri) data pribadi kita dalam jaringan dengan teknik Sniffing

Mini Avatar WEBP - Adam Muiz

Adam Muiz

Tips Menjaga Kemanan Koneksi Wifi :

  • Jika kamu terpaksa menggunakan wifi publik, pastikan hanya login pada website yang terlindungi SSL dengan protokol HTTPS.
  • Gunakan VPN terpercaya sehingga data identitas kamu dalam jaringan tetap aman dengan enkripsi dan tidak bisa dibaca oleh pihak yang tidak bertanggunjawab.

“VPN (virtual private network) mengenkripsi semua lalu lintas online saat terhubung ke internet, semua data informasi dienkripsi dengan aman, dilindungi di semua sisi dari penyadap.” Dikutip dari Situs Web Avira Anti Virus.[13]

Pastikan jika ingin terhubung ke internet menggunakan koneksi wifi yang terpercaya, demi keamanan data pada perangkat kamu.

Baca Juga : Pengertian Enkripsi : Sejarah, Fungsi, Macam Jenis dan Contoh

Perangkat Nirkabel - Jaringan Wifi

WiFi FAQ

Pita frekuensi WiFi mana yang terbaik untuk digunakan?

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, terdapat kelebihan dan kekurangan untuk menggunakan salah satu pita frekuensi WiFi.

Oleh karena itu, untuk memilih pita frekuensi WiFi terbaik untuk jaringan nirkabel, pertimbangkan apakah memerlukan jangkauan yang kuat di seluruh rumah (yaitu sinyal WiFi harus menjangkau beberapa ruangan dan lantai).

Jika memerlukan jangkauan lebih luas, maka dapat menggunakan pita 2,4 GHz. Jika tidak begitu mempermasalahkan jangkauan, pita 5 GHz akan lebih baik digunakan karena akan memberikan kecepatan WiFi yang jauh lebih cepat.

Selain itu kita juga dapat mempertimbangkan untuk menambahkan penguat WiFi untuk membantu memperpanjang sinyal WiFi jika merasa sinyal lemah.

Jika Anda memiliki router dual-band dan menggunakan SSID/sandi yang sama untuk pita 2,4 GHz dan pita 5GHz, perangkat klien dapat secara otomatis memilih pita mana yang akan digunakan berdasarkan kekuatan sinyal.

Sebagian besar akan lebih suka menggunakan pita 5GHz jika berada dalam jangkauan dan perangkat kompatibel.

Bagaimana Wi-Fi Digunakan?

Wi-Fi menyediakan alternatif nirkabel untuk jaringan kabel dalam berbagi data antar perangkat pada area yang sama, seperti laptop dan smartphone yang terhubung ke router internet untuk berbagi file.

WiFi juga berguna untuk menggantikan kabel yang dapat menghubungkan komputer ke router atau modem internet, memungkinkan pengguna mengakses melalui Wi-Fi ke internet melalui hotspot Wi-Fi.

Baca Juga : Pengertian Browser – Sejarah, Fungsi, Cara Kerja, Fitur, Contoh

Apa Itu Hotspot Wi-Fi?

Hotspot Wi-Fi merupakan istilah yang digunakan untuk lokasi dengan akses internet nirkabel, biasanya gratis untuk digunakan. Kita sering dapat menemukan ini di kafe atau restoran yang menawarkan layanan untuk kenyamanan pelanggan.

Bagaimana Wi-Fi Bekerja?

Jaringan Wi-Fi modern beroperasi dengan cara yang sama sebagaimana koneksi jaringan area lokal (LAN) Ethernet yang terhubung dengan kabel.

Satu-satunya perbedaan yaitu bahwa WiFi terhubung tanpa kabel dengan menggunakan frekuensi spektrum bebas izin untuk mengirimkan data jarak pendek dengan kecepatan tinggi, seperti halnya mobile broadband untuk telepon seluler.

Wi-Fi menggunakan gelombang radio untuk mengirimkan data dari perute nirkabel ke perangkat berkemampuan Wi-Fi seperti TV, ponsel cerdas, tablet, dan komputer.

Karena WiFi berkomunikasi satu sama lain melalui gelombang udara, perangkat dan informasi pribadi dapat menjadi rentan terhadap peretas, serangan siber, dan ancaman lainnya.

Terutama ketika terhubung ke jaringan Wi-Fi publik di tempat-tempat seperti kedai kopi atau bandara. Jika memungkinkan, sebaiknya sambungkan ke jaringan nirkabel yang dilindungi kata sandi atau hotspot pribadi.

Sumber Referensi

Situs Referensi Diakses pada 05 Juni 2022
[1] https://www.xfinity.com/support/articles/what-is-wifi
[2] https://tekno.kompas.com/read/2021/06/29/10313517/bukan-wireless-fidelity-ini-arti-wifi-yang-sebenarnya
[3] https://www.techtarget.com/searchnetworking/answer/Wireless-vs-Wi-Fi-What-is-the-difference-between-Wi-Fi-and-WLAN
[4] https://www.newscientist.com/question/what-does-wi-fi-stand-for/
[5] https://www.lifewire.com/what-is-wi-fi-2377430
[6] https://www.makeuseof.com/wifi-meaning-how-it-works/
[7] https://www.britannica.com/technology/Wi-Fi
[8] https://www.signalboosters.com/blog/what-is-wifi-and-how-does-it-work/
[9] https://www.minim.com/blog/wifi-frequency-bands-2.4-ghz-and-5-ghz
[10] https://www.rfwireless-world.com/Terminology/difference-between-wifi-6-and-wifi-5.html
[11] https://linuxreviews.org/Wifi_Version_Numbering
[12] https://www.softwaretestinghelp.com/best-wifi-packet-sniffer-review/
[13] https://www.avast.com/c-sniffer
[14] https://www.thoughtco.com/who-invented-wifi-1992663

Salam kenal dari Adam Muiz !
Support mencapai 10K Subscriber yuk
😁 Terimakasih
Follow Adam Muiz on WordPress.com

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending

Artikel Serupa

Download Gratis