24.9 C
Semarang
Wednesday, May 25, 2022

Pengertian Perangkat Keras : Cara Kerja, Macam Jenis dan Contoh

Artikel Pilihan

Definisi Perangkat keras merupakan peralatan yang ada dalam sistem komputer yang bisa dilihat dan disentuh seluruh bagian fisiknya. Perangkat keras dibedakan dengan data didalamnya atau yang beroperasi didalamnya. Sedangkan perangkat lunak menyediakan instruksi untuk perangkat keras sehingga bisa menyelesaikan tugas yang diberikan.

Batasan perangkat keras dan perangkat lunak sanga tipis. Firmware merupakan perangkat lunak yang dibuat di dalam perangkat keras. Firmware tersebut adalah wilayah programmer komputer serta teknik komputer sehingga untuk pengguna tidak perlu memperhatikan bagian tersebut.

Pengertian Perangkat Keras

Secara umum dalam ilmu komputer pengartian Perangkat keras adalah bagian sistem komputer yang bisa disentuh, dilihat fisiknya serta bertugas untuk menjalankan instruksi dari software atau perangkat lunak. Perangkat keras atau disebut dengan hadrware memiliki peran menyeluruh pada kinerja sistem komputer.

Baca Juga : Pengertian Perangkat Lunak

Cara Kerja Perangkat Keras

Perangkat keras memiliki bagian non fisik bernama firmware. Firmware ini berguna untuk menyediakan instruksi dasar yang bisa dilakukan perangkat keras. Firmware akan disimpan dalam chip memori khusus berupa EEPROM atau ROM.

Umumnya, firmware di perangkat lunak kecil atau software akan ditulis memakai bahasa pemrograman rendah. Tujuannya adalah untuk menghasilkan instruksi dasar yang bisa dipakai perangkat leras dengan tepat. Instruksi dasar bisa dibedakan menjadi 3, yakni:

  • Instruksi Dasar Input

Instruksi yang bisa memberi informasi ke perangkat lunak lain yakni sistem operasi memakai perantara driver. Ini terjadi ketika pengguna sedang berinteraksi dengan perangkat keras. Contohnya mengetik memakai keyboad, menggeser mouse dan lainnya.

  • Instruksi Dasar Proses

Instruksi dasar proses merupakan instruksi untuk penengah proses input atau output yang dilakukan sebuah hardware. Instruksi dasar proses merupakan instruksi yang hanya terjadi di perangkat keras dan bukan pada sistem komputer secara menyeluruh.

  • Instruksi Dasar Output

Instruksi dasar output merupakan instruksi yang dipanggil sistem operasi memakai perantara driver. Ini bisa terjadi ketika ada perintah untuk memakai perangkat keras dari penggunanya. Contohnya ketika mencetak dokumen memakai printer, manampilkan video memakai monitor dan lainnya.

Baca Juga : Contoh 50 Perangkat Keras Komputer dan Fungsinya

Jenis Perangkat Keras di Komputer

Sistem komputer terdiri dari 5 jenis perangkat keras yakni input, proses, output, penyimpanan serta kelistrikan. Semua perangkat keras tersebut diatur membentuk sistem terintegrasi agar bisa melakukan proses, input serta output data.

1. Perangkat Keras Input

Jenis perangkat keras untuk memasukkan data atau input ke memory sistem komputer. Perangkat keras input yang paling utama dalam komputer adalah keyboard. Sedangkan mouse adalah perangkat keras input pendukung dari sistem komputer. Berikut adalah contoh perangkat keras input dalam komputer:

  • Keyboard: Terdiri dari berbagai tombol untuk mengoperasikan komputer. Keyboard bisa dipakai untuk input data secara menyeluruh di sistem komputer.
  • Mouse: Perangkat keras input pendukung untuk input data berbentuk gerakan kursor, scroll dan klik.
  • Scanner: Perangkat keras input komputer dengan data masukkan berbentuk hasil pindai atau scan dari suatu dokumen seperti mesin fotocopy.
  • ROM Drive: Untuk membaca inputan data dari kepingan digital berbentuk CD atau DVD yang dipakai untuk instal sistem operasi atau software.

2. Perangkat Keras Proses

Jenis perangkat keras yang berguna untuk mengolah data atau eksekusi perintah pada data yang dimasukkan. Perangkat keras proses yang paling utama di komputer adalah CPU, VGA, kartu suara dan juga motherboard.

  • Prosessor: Komponen circuit elektronik untuk melakukan aritmatika, komputasi logika, sistem kontrol seta input atau output yang diperintahkan pengguna.
  • Motherboard: Motherboard merupakan perangkat keras berbentuk papan circuit sebagai penghubung setiap perangkat keras ke sistem komputer yang dilengkapi chip BIOS. Perangkat ini juga biasa disebut dengan mainboard atau papan induk yang memiliki banyak port untuk menghubungan perangkat keras dengan sistem komputer.
  • VGA: Perangkat keras yang dipakai untuk proses visualisasi data berbentuk grafis.
  • Kartu suara: Perangkat keras untuk proses data berbentuk suara baik mengeluarkan atau merekam.

3. Perangkat Keras Output

Jenis perangkat keras yang berguna untuk menampilkan atau mengeluarkan hasil dari data yang diproses. Komponen utama dari perangkat keras output contohnya yakni spekaer serta monitor:

  • Monitor: Untuk menampilkan hasil proses data grafis dari VGA.
  • Speaker: Perangkat output yang dipakai untuk mengeluarkan hasil dari kartu suara berbentuk suara.
  • Printer: Perangkat output yang dipakai untuk mencetak pada kertas.
  • Proyektor: Perangkat output untuk menampilkan gambar pada layar proyeksi memakai elemen optik.

4. Perangkat Keras Penyimpanan

Jenis perangkat keras yang berguna untuk menyimpan data penggunanya. Ada 2 perangkat keras penyimpanan utama di sistem komputer yakni non volatile internal atau HDD/SSD dan penyimpanan volatile atau RAM.

  • RAM: Media penyimpanan bersifat volatile dimana data akan hilang ketika listrik dimatikan dan diakses dengan acak. RAM dipakai untuk menyimpan data ketika diproses prosesor. Dengan teknologi DRAM, maka transfer data RAM bisa mencapai ratusan hingga ribuan kali lebih cepat dibandingkan hardisk biasa.
  • ROM: Media penyimpanan bersifat non volatile dan bersifat hanya dibaca saja. Umumnya, ROM dipakai untuk firmware atau chip BIOS.
  • Hardisk: Pendia penyimpanan non volatile untuk menyimpan data sistem operasi serta data pengguna dalam bentuk piringan digital.
  • SSD: Media penyimpanan non volatile berteknologi NAND yang dipakai untuk mengganti HDD.
  • Nvme: Media penyimpanan non volatile berteknologi NAND Flash untuk mengganti SSD biasa sehingga performa bisa ditingkatkan.

5. Perangkat Keras Kelistrikan

Sistem komputer butuh daya serta tegangan yang stabil. Sistem komputer memakai power supply untuk manajemen listrik ke setiap perangkat keras yang lain. Pengguna umumnya juga memasang stavolt untuk membuat listrik yang masuk ke sistem komputer tetap stabil sebelum diatur power supply.

  • Stavolt: Perangkat keras untuk menstabilkan tegangan listrik.
  • UPS: Perangkat keras untuk menyediakan backup listrik ketika listrik mati. Pengguna nantinya bisa mematikan komputer dengan benar untuk mencegah kerusakan data ketika listrik mati. Umumnya UPS juga dilengkapi dengan sistem stabilizer dan sekarang ini juga tidak membutuhkan stavolt namun harganya lebih mahal dibandingkan stavolt.

Baca Juga : Macam Macam Hardware Komputer dan Contoh

Contoh Perangkat Keras

Untuk mendukung performa komputer, maka ada banyak perangkat keras yang dipakai. Ini bertujuan supaya kinerja komputer bisa lebih cepat ketika multitasking. Ada juga perangkat keras yang difungsikan agar komputer tidak mudah panas contohnya seperti liquid cooler cpu dan sebagainya. Berikut adalah beberapa contoh dari perangkat keras:

  • Keyboard: Perangkat keras yang terdiri dari banyak tombol untuk memudahkan pengguna ketika mengoperasikan komputer.
  • Mouse: Untuk input data yang bisa mengendalikan kursir dengan fungsi scroll dan klik.
  • Scanner: Digunakan untuk memindai data berbentuk teks di foto, buku dan lainnya sehingga bisa menghasilkan softcopy atau file dari banyak media.
  • CPU: Otak dari komputer dimana semua proses akan berlangsung. Jika CPU atau prosesor semakin canggih, maka performa suatu komputer juga akan meningkat.
  • Motherboard: Papan sirkuit untuk menghubungkan semua perangkat keras di komputer. Motherboard akan dilengkapi dengan chip BIOS untuk mendukung kinerjanya.
  • VGA: Berguna untuk memproses visualisasi data berbentuk grafis.
  • Sound card: Untuk memproses data memakai format suara sehingga komputer bisa mengeluarkan atau merekam suara.
  • Monitor: Untuk menayangkan hasil proses data grafis yang didukung VGA.
  • Speaker: Untuk mengeluarkan suara hasil pemrosesan kartu suara.
  • Printer: Untuk mencetak hasil kerja di komputer.
  • Proyektor: Dipakai untuk menunjang presentasi, belajar mengajar atau menonton film.
  • RAM: Media simpa data pada saat diproses prosesor.
  • Harddisk: Tersusun dari piringan untuk media penyimpanan, software, sistem operasi dan data pengguna komputer.

Baca Juga : 20 Contoh Perangkat Keras Komputer dan Penjelasannya

Sumber Referensi

https://www.advernesia.com/blog/komputer/pengertian-perangkat-keras-komputer-dan-fungsinya/
https://salamadian.com/pengertian-perangkat-keras-hardware/
https://www.dosenpendidikan.co.id/perangkat-keras-komputer/
https://daridesignstudio.com/perangkat-keras-komputer/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending

Artikel Serupa

Download Gratis